"Ada hubungan antara apa yang terlihat di luar dan yang terjadi dalam tubuh kita," ucap dr Ramsey Markus, asisten profesor dermatologi di Baylor College of Medicine di Houston, seperti yang dikutip dari Fox News pada Senin (8/6/2015).
Berikut enam kondisi yang dapat memberi petunjuk kesehatan Anda:
1. Rambut wajah atau rambut tubuh yang tebal dan gelap
|
|
Rambut tersebut cenderung tumbuh di tempat-tempat yang umum seperti pipi, dagu, dada, dan lainnya, dan tumbuh karena peningkatan kadar hormon yang merupakan gejala umum dari gangguan endokrin PCOS, yang dapat meningkatkan risiko infertilitas dan diabetes. Pil KB dan perubahan gaya hidup untuk mengurangi berat badan dapat mengurangi gejala. Anda juga dapat menggunakan steroid untuk memperbaiki ketidakseimbangan hormon atau krim yang mencegah pertumbuhan rambut wajah.
2. Kuku rapuh
|
|
Kita bisa membatasi ekpos kuku dari kelembaban dengan menggunakan sarung tangan saat mencuci piring. Kuku rapuh juga bisa disebabkan oleh kebiasaan mencuci tangan yang terlalu 'kuat'. Vitamin yang mengandung keratin dapat memperbaiki kuku dan menguatkannya.
3. Sisik merah pada kulit
|
|
Gejala umumnya adalah luka yang biasanya terdapat di kulit kepala, siku, dan lutut. Bahkan berdasarkan penelitian, psoriasis yang parah juga dihubungkan dengan penyakit kardiovaskular.
Baca juga: Timbul Ruam di Kulit dan Bersisik Usai Minum Obat? Hati-hati Eritroderma
4. Jerawat yang 'gigih'
|
|
Ketika tingkat estrogen dan progesteron menurun, ketidakseimbangan hormon dapat mendorong produksi minyak penyumbat pori. "Seperti menopause, jerawat beragam pada durasi dan intensitasnya," ucap Chen. Ia menambahkan bahwa jerawat sering muncul di bagian rahang. Kabar baiknya adalah pengobatan untuk mencegah jerawat telah ada dan Anda hanya perlu proaktif untuk menanganinya.
5. Kulit kering dan kotor
|
|
Asam lemak omega-3 membantu penampilan sehat karena melindungi kulit dari perkembangan inflamasi. Jika Anda kekurangan omega-3, kulit akan menjadi gatal dan terlihat kotor. Makanlah makanan yang kaya omega-3 seperti kenari, lenan, dan ikan, atau gunakan suplemen minyak ikan.
6. Rambut tipis
|
|
Selain itu, rambut tipis juga bisa disebabkan oleh rendahnya hormon estrogen. Bagi perempuan menopause, multi kompleks B dan kolagen dapat menangani rambut tipis.
Halaman 7 dari 7











































