Jakarta -
Tekanan darah tinggi dapat menimbulkan risiko berbagai penyakit seperti gagal jantung. Nah, untuk menurunkannya bisa dilakukan dengan trik-trik alami.
Seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber pada Kamis (23/7/2015), berikut 5 cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan tekanan darah:
1. Atur diet sehat
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Diet harus kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan susu. Bisa juga konsumsi daging, ikan, unggas dan kacang-kacangan. Sebaliknya, hindari makanan atau minuman manis, serta makanan olahan," ungkap dr Arvind Agarwal, dari Sri Balaji Action Medical Institute.
2. Kurangi asupan natrium
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Bahkan sedikit penurunan jumlah asupan natrium dapat membantu dalam mengurangi tekanan darah hingga 2-8 mmHg. Oleh sebab itu, cobalah untuk menghindari makanan olahan, makanan beku, serta camilan seperti keripik kentang. Dianjurkan juga untuk mengganti garam dengan bumbu dan rempah-rempah sebagai variasi rasa makanan.
3. Perbanyak aktivitas fisik
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Tekanan darah tinggi sebenarnya dapat dikurangi risikonya dengan rajin melakukan aktivitas fisik. Latihan fisik membantu dalam menjaga elastisitas pembuluh darah.
Jika waktu yang Anda miliki tak banyak, cobalah setidaknya jalan cepat selama 30 menit setiap hari selama 5 hari seminggu. Manfaatkan juga fasilitas yang ada, misalnya menggunakan tangga dibandingkan lift.
4. Rajin cek berat badan
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Kelebihan berat badan diketahui merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya tekanan darah. Oleh sebab itu, usahakan berat badan selalu berada di bawah kontrol.
5. Istirahat dan relaksasi
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Jangan anggap remeh, sangat penting untuk memiliki tidur yang cukup dan nyenyak setiap malam. Jika memungkinkan, miliki pola tidur yang teratur. Selain dapat memperbaiki metabolisme tubuh, istirahat cukup juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.
"Diet harus kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan susu. Bisa juga konsumsi daging, ikan, unggas dan kacang-kacangan. Sebaliknya, hindari makanan atau minuman manis, serta makanan olahan," ungkap dr Arvind Agarwal, dari Sri Balaji Action Medical Institute.
Bahkan sedikit penurunan jumlah asupan natrium dapat membantu dalam mengurangi tekanan darah hingga 2-8 mmHg. Oleh sebab itu, cobalah untuk menghindari makanan olahan, makanan beku, serta camilan seperti keripik kentang. Dianjurkan juga untuk mengganti garam dengan bumbu dan rempah-rempah sebagai variasi rasa makanan.
Tekanan darah tinggi sebenarnya dapat dikurangi risikonya dengan rajin melakukan aktivitas fisik. Latihan fisik membantu dalam menjaga elastisitas pembuluh darah.
Jika waktu yang Anda miliki tak banyak, cobalah setidaknya jalan cepat selama 30 menit setiap hari selama 5 hari seminggu. Manfaatkan juga fasilitas yang ada, misalnya menggunakan tangga dibandingkan lift.
Kelebihan berat badan diketahui merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya tekanan darah. Oleh sebab itu, usahakan berat badan selalu berada di bawah kontrol.
Jangan anggap remeh, sangat penting untuk memiliki tidur yang cukup dan nyenyak setiap malam. Jika memungkinkan, miliki pola tidur yang teratur. Selain dapat memperbaiki metabolisme tubuh, istirahat cukup juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.
(ajg/up)