Sesingkat Apa Tidur Siang Anda? Beda Durasi, Beda Pula Manfaatnya

Sesingkat Apa Tidur Siang Anda? Beda Durasi, Beda Pula Manfaatnya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 08 Des 2015 15:35 WIB
Sesingkat Apa Tidur Siang Anda? Beda Durasi, Beda Pula Manfaatnya
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tidak semua orang beruntung punya kesempatan untuk 'take a nap' alias tidur singkat di siang hari. Apalagi jika bekerja di kantor. Kalaupun sempat, harus curi-curi dan biasanya waktunya sangat singkat.

Jangan khawatir. Sesingkat apapun, tidur siang tetap bermanfaat untuk mengembalikan kebugaran tubuh dan pikiran. Sebenarnya tidak ada alasan bagi kantor untuk melarang-larang, karena kebugaran tersebut dibutuhkan juga untuk menunjang produktivitas.

Justru, tidur siang yang terlalu lama kurang dianjurkan. Beberapa orang akan mengalami pusing-pusing saat bangun dari tidur siang yang kelamaan. Biasanya, 30 menit adalah batas maksimal durasi ideal tidur siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, terkait durasi tidur siang yang berbeda-beda berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan, seperti dirangkum pada Selasa (8/12/2015).

2-5 Menit

Foto: Getty Images
Bagi yang benar-benar sibuk, bisa memejamkan mata barang 5 menit sudah harus disyukuri. Jika bisa terlelap dalam waktu yang sangat singkat tersebut, rasa kantuk biasanya akan sangat berkurang. Istilah yang sering digunakan untuk menyebut tidur sesingkat ini adalah 'nano-sleep'.

5-20 Menit

Foto: Thinkstock
Lebih lama dari nano-sleep, tidur selama 5-20 menit sering disebut 'mini-sleep'. Durasi ini cukup untuk memulihkan kewaspadaan, stamina dan kemampuan motorik. Bagi yang sedang mengantuk, efeknya akan lebih terasa dibandingkan dengan mengganjalnya hanya dengan kopi.

20-30 Menit

Foto: thinkstock
Ini adalah durasi ideal untuk tidur siang, sering disebut sebagai 'power-nap'. Manfaatnya tentu lebih banyak dibandingkan nano-sleep maupun mini-sleep. Durasi yang lebih panjang memungkinkan otak untuk membuang memori jangka pendek, sehingga tidur bisa lebih lelap.

Beberapa orang mengombinasikan power nap dengan kafein untuk mendongkrak efeknya. Caranya dengan minum secangkir kopi sebelum terlelap, sehingga efeknya akan muncul tepat saat bangun 20-30 menit kemudian. Efek yang didapat adalah gabungan efek kafein dan power nap.

50-90 Menit

Foto: thinkstock
Jika sedang mengalami kelelahan ekstrem baik secara fisik maupun mental, tidur siang selama ini tentu bermanfaat. Namun dalam kondisi normal, durasi ini terlalu lama karena akan melalui fase REM (Rapid Eye Movement) atau tidur dalam. Efeknya, tubuh justru terasa lemas saat terbangun. Pada beberapa orang, kadang disertai pula dengan pusing-pusing.
Halaman 2 dari 5
Bagi yang benar-benar sibuk, bisa memejamkan mata barang 5 menit sudah harus disyukuri. Jika bisa terlelap dalam waktu yang sangat singkat tersebut, rasa kantuk biasanya akan sangat berkurang. Istilah yang sering digunakan untuk menyebut tidur sesingkat ini adalah 'nano-sleep'.

Lebih lama dari nano-sleep, tidur selama 5-20 menit sering disebut 'mini-sleep'. Durasi ini cukup untuk memulihkan kewaspadaan, stamina dan kemampuan motorik. Bagi yang sedang mengantuk, efeknya akan lebih terasa dibandingkan dengan mengganjalnya hanya dengan kopi.

Ini adalah durasi ideal untuk tidur siang, sering disebut sebagai 'power-nap'. Manfaatnya tentu lebih banyak dibandingkan nano-sleep maupun mini-sleep. Durasi yang lebih panjang memungkinkan otak untuk membuang memori jangka pendek, sehingga tidur bisa lebih lelap.

Beberapa orang mengombinasikan power nap dengan kafein untuk mendongkrak efeknya. Caranya dengan minum secangkir kopi sebelum terlelap, sehingga efeknya akan muncul tepat saat bangun 20-30 menit kemudian. Efek yang didapat adalah gabungan efek kafein dan power nap.

Jika sedang mengalami kelelahan ekstrem baik secara fisik maupun mental, tidur siang selama ini tentu bermanfaat. Namun dalam kondisi normal, durasi ini terlalu lama karena akan melalui fase REM (Rapid Eye Movement) atau tidur dalam. Efeknya, tubuh justru terasa lemas saat terbangun. Pada beberapa orang, kadang disertai pula dengan pusing-pusing.

(up/up)

Berita Terkait