Kesalahan-kesalahan ini selain meningkatkan risiko cedera juga mengurangi manfaat yang dihasilkan ketika latihan.
Apa saja? Dikutip dari MSN, berikut 5 di antaranya"
1. Tak meningkatkan tempo
|
Foto: Thinkstock
|
Misalnya, lari di treadmill namun kecepatannya tidak ditambah. Hal ini mengurangi manfaat yang bisa didapat dari latihan kardio.
"Jadi lari di treadmill dalam kecepatan tinggi selama 2 menit, lalu jalan pelan, kemudian lari lari 2 menit, dan jalan sambil memulihkan diri. Lakukan ini berulang-ulang dan manfaat yang diterima lebih besar daripada lari dengan kecepatan sedang dalam waktu lama," tuturnya.
2. Menghindari angkat beban
|
Foto: thinkstock
|
Ia mengatakan bahwa otot wanita tak mudah berkembang seperti pria karena jumlah hormon testosteron yang berbeda. Selain itu, memiliki otot akan membuat kalori lebih banyak terbuang meskipun tidak sedang olahraga.
"Jika Anda benar-benar tak ingin mengangkat beban, latihan lain seperti squat atau pilates juga bermanfaat," tuturnya.
3. Lari dengan perut kosong
|
Foto: thinkstock
|
"Lari dan berolahraga tanpa makan dan minum sangat tidak benar. Tubuh akan lebih lemah karena Anda kekurangan energi. Akibatnya, hasil olahraga tidak maksimal," tuturnya.
Untuk mengakalinya, selalu sediakan makanan ringan bernutrisi seperti energy bar atau buah. Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu membawa botol minum.
4. Salah posisi
|
Foto: thinkstock
|
Akibatnya, posisi ketika mereka latihan kurang sempurna. Selain membuat hasil latihan tidak maksimal, kesalahan ini cenderung meningkatkan risiko cedera.
5. Melewatkan pemanasan
|
Foto: thinkstock
|
"Mereka datang, ganti baju lalu langsung berlari di treadmill. Hal ini bisa menyiksa otot dan meningkatkan risiko cedera," tuturnya.











































