Jakarta -
Agar gigi bisa kuat dan sehat hingga hari tua nanti, maka kita wajib memeliharanya dengan rutin menjaga kebersihan mulut. Kedisiplinan dalam merawat kebersihan mulut ini yang jadi kunci untuk menghindari masalah mulai dari karang gigi, karies, hingga gingivitis.
Nah selain dengan menjaga kebersihan mulut ada juga cara tambahan agar gigi bisa semakin kuat yaitu dengan mengonsumsi sumber makanan atau minuman tertentu.
Apa saja itu? Berikut beberapa contohnya seperti dikutip detikHealth dari berbagai sumber:
1. Susu
Foto: LIvestrong/GettyImages
|
Mengonsumsi susu dapat meningkatkan kadar pH dalam mulut yang biasanya hilang bila seseorang mengonsumsi makanan atau minuman bergula tinggi. Kondisi mulut yang asam tidak baik untuk gigi karena dapat mengikis lapisan keras pelindungnya.
Studi yang dipublikasi dalam jurnal American Dental Association melihat bahwa partisipan yang sengaja tidak menyikat giginya selama 24 jam dapat menormalkan kembali kadar keasaman dalam mulut dengan minum susu. Selain itu susu juga diketahui mengandung kalsium yang baik untuk tulang dan gigi.
Hanya saja jangan lupa setelah minum segera gosok gigi agar susu yang tersisa tidak berubah menjadi asam di mulut.
2. Teh hijau
Foto: iStock
|
Peneliti menemukan bahwa teh hijau mengontrol bakteri dan turunkan risiko gigi berlubang karena mengurangi keasaman air liur. Komponen anti inflamasinya juga dapat bantu kontrol penyakit gusi dan gigi serta lawan kerusakan sel.
Semua manfaat tersebut dapat diperoleh secara maksimal dengan catatan teh dikonsumsi tanpa tambahan pemanis, susu, atau krim.
3. Keju
Foto: iStock
|
Dalam studi yang dipublikasi di General Dentistry peneliti melihat bahwa keju dapat mengendalikan tingkat keasaman plak di mulut. Prinsipnya serupa seperti yang telah dijelaskan bila seseorang minum susu, hanya saja keju diketahui bisa lebih tinggi meningkatkan pH.
Keju juga mengandung kalsium tinggi yang bagus untuk kekuatan tulang dan gigi.
4. Apel
Foto: Getty Images
|
Mengonsumsi buah apel secara rutin dapat membantu menjaga kekokohan gigi. Meski apel bersifat asam dan mengandung gula yang tinggi, ketika seseorang mengonsumsinya maka akan memicu produksi air liur.
Ekstra air liur tersebut akan memberikan efek perlindungan pada gigi dan menekan pertumbuhan bakteri dalam mulut.
5. Air putih
Foto: Thinkstock
|
Minum air putih bisa menjaga kesehatan mulut dan gigi. Kedengarannya mungkin sederhana namun air putih bisa dengan cepat mengembalikan kondisi lingkungan mulut ke normal terutama setelah mengonsumsi makanan.
"Yang paling penting dan baik adalah setiap sehabis makan atau ngemil sebaiknya minum air putih dan kumur-kumur," ucap Prof drg Heriandi Sutadi SpKGA (K), Ph.D.
Baca juga: Catat! Ini Pentingnya Minum Air Putih Setelah Makan untuk Kesehatan Gigi
Mengonsumsi susu dapat meningkatkan kadar pH dalam mulut yang biasanya hilang bila seseorang mengonsumsi makanan atau minuman bergula tinggi. Kondisi mulut yang asam tidak baik untuk gigi karena dapat mengikis lapisan keras pelindungnya.
Studi yang dipublikasi dalam jurnal American Dental Association melihat bahwa partisipan yang sengaja tidak menyikat giginya selama 24 jam dapat menormalkan kembali kadar keasaman dalam mulut dengan minum susu. Selain itu susu juga diketahui mengandung kalsium yang baik untuk tulang dan gigi.
Hanya saja jangan lupa setelah minum segera gosok gigi agar susu yang tersisa tidak berubah menjadi asam di mulut.
Peneliti menemukan bahwa teh hijau mengontrol bakteri dan turunkan risiko gigi berlubang karena mengurangi keasaman air liur. Komponen anti inflamasinya juga dapat bantu kontrol penyakit gusi dan gigi serta lawan kerusakan sel.
Semua manfaat tersebut dapat diperoleh secara maksimal dengan catatan teh dikonsumsi tanpa tambahan pemanis, susu, atau krim.
Dalam studi yang dipublikasi di General Dentistry peneliti melihat bahwa keju dapat mengendalikan tingkat keasaman plak di mulut. Prinsipnya serupa seperti yang telah dijelaskan bila seseorang minum susu, hanya saja keju diketahui bisa lebih tinggi meningkatkan pH.
Keju juga mengandung kalsium tinggi yang bagus untuk kekuatan tulang dan gigi.
Mengonsumsi buah apel secara rutin dapat membantu menjaga kekokohan gigi. Meski apel bersifat asam dan mengandung gula yang tinggi, ketika seseorang mengonsumsinya maka akan memicu produksi air liur.
Ekstra air liur tersebut akan memberikan efek perlindungan pada gigi dan menekan pertumbuhan bakteri dalam mulut.
Minum air putih bisa menjaga kesehatan mulut dan gigi. Kedengarannya mungkin sederhana namun air putih bisa dengan cepat mengembalikan kondisi lingkungan mulut ke normal terutama setelah mengonsumsi makanan.
"Yang paling penting dan baik adalah setiap sehabis makan atau ngemil sebaiknya minum air putih dan kumur-kumur," ucap Prof drg Heriandi Sutadi SpKGA (K), Ph.D.
Baca juga: Catat! Ini Pentingnya Minum Air Putih Setelah Makan untuk Kesehatan Gigi
(fds/up)