Mencuatnya kasus dugaan penganiayaan anak 14 bulan oleh pengasuh di day care di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, tentu menimbulkan kekhawatiran terkait menitipkan anak di day care. Jika Anda sedang memilih-milih day care, ada baiknya menyimak tips berikut ini.
"Day care yang baik adalah yang programnya tepat dan bisa mengeliminir, mengurangi, atau menghilangkan efek negatif anak yang tidak diasuh orang tua. Di sini day care seharusnya membuat anak terpenuhi kebutuhannya sehingga merasa sejahtera. Dampak dari semua ini terlihat saat si anak pre-school atau masuk SD," tutur psikolog anak dan keluarga, Roslina Verauli M.Psi dalam perbincangan dengan detikHealth, Kamis (4/9/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Bersih
Sebelum menitipkan anak di day care, ada baiknya Anda melakukan survei lokasi terlebih dahulu. Masuklah ke tempat tersebut, lalu cek ruangan dan perabotan yang ada. Pastikan semuanya dalam keadaan bersih. Selain itu sirkulasi udara dan cahaya juga harus baik, karena anak akan tinggal seharian di tempat tersebut.
"Lokasi day care bisa di manapun, baik di perkantoran atau perumahan. Yang penting luar dan dalamnya bersih," kata Vera.
2. Jumlah Pengasuh
Disampaikan Vera, jumlah pengasuh dan anak yang diasuh harus seimbang proporsinya. Untuk anak usia 0-1 tahun, jumlah pengasuh dan anak yang diasuh adalah satu banding tiga, di mana satu pengasuh mengasuh tiga bayi.
"Tidak boleh lebih dari itu. Sedangkan untuk anak usia 2-3 tahun, satu banding enam. Kalau lebih dari itu, nanti mereka tidak mampu menghandle, tidak mampu memberi perhatian dan stimulasi yang cukup," ucap Vera.
3. Kualitas Pengasuh
Vera mengatakan setidaknya pengasuh di day care mendapat training tentang perkembangan anak. Orang tua perlu memastikan para pengasuh juga paham akan P3K dan keamanan anak saat beraktivitas.
"Lihat juga bagaimana hubungan mereka dengan orang tua. Seharusnya mereka semua welcome pada orang tua, di mana orang tua bisa melihat anaknya kapanpun juga," sambungnya.
Pengasuh anak hendaknya yang peduli pada anak. Menurut Vera, hal ini bisa dilihat saat pengasuh memperlakukan anak asuhannya. "Lihat saja sering tidak diajak mengobrol atau menyanyi. Apakah mereka mau memeluk, menyentuh, atau mengusap. Itu sudah menunjukkan sesuatu. Dengan begitu, sudah menunjukkan kalau pengasuhnya peduli pada anak," imbuh Vera,
4. Kegiatan
Saat survei day care, pastikan kegiatan yang diprogramkan sesuai untuk anak seusianya. Biasanya di day care ada kegiatan bermain aktif, pasif, makan siang, dan anak diberi snack.
"Jangan cuma lihat program kegiatan anak yang ditawarkan, tapi pastikan juga kegiatan tadi benar-benar dilakukan," pesan Vera.
5. Perabotan
Perabotan di day care juga harus tepat untuk anak. Misalnya disediakan kursi untuk anak, juga kasur untuk anak. Mainan yang disediakan pun harus memadai, baik itu mainan di dalam maupun di luar ruangan yang sesuai dengan usianya.
(vit/up)











































