Salah satu sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) yang hadir di acara, Dr Imam Prasodjo, PhD, mengatakan pembangunan keluarga saat ini harus ditekankan pada pembentukan karakter. Orang tua harus bisa mempersiapkan anak menjadi pribadi dan anggota masyarakat yang berkualitas.
Meski demikian, saat ini pendidikan yang diterima para calon orang tua dikatakan oleh Imam masih kurang. Akibatnya sulit bagi keluarga untuk menciptakan anak yang berkualitas karena orang tua tidak mengerti tanggung jawabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Revolusi mental yang dimaksud Imam adalah bagaimana keluarga dapat menanamkan nilai-nilai mental pada anak agar dapat tumbuh menjadi manusia berguna. Ia mengatakan ada 6 nilai yang setidaknya harus ditanam pada anak seperti jujur, adil, bertanggung jawab, rasional, toleran, dan berani.
Oleh karena banyaknya nilai yang harus ditanam agar generasi mendatang makin baik, Imam menyarankan agar pendidikan calon orang tua saat ini diperlukan.
"Kalau perlu buat ada kelasnya khusus atau masukan sekalian ke dalam kurikulum," ujar Imam.
"Saya melihat keluarga itu dimulai dengan adanya perkawinan. Kalau keluarga itu dimulai dengan ketidaksucian misal menikah karena kecelakaan. Itu nanti tidak mengerti apa tugas dan tidak ada tanggung jawabnya," pungkasnya.
(vit/vit)











































