Jumat, 03 Jun 2016 12:01 WIB

Ingin Ajarkan Anak Puasa di Bulan Ramadan? Ini Pesan Psikolog

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Bulan Ramadan merupakan momen tepat bagi si kecil untuk mengenal lebih jauh tentang agama, termasuk mengajarkan puasa. Orang tua boleh saja mengajarkan anak untuk puasa, namun jangan sampai dipaksa.

Vera Itabiliana, psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia, mengatakan boleh saja mengajarkan puasa pada si kecil. Namun orang tua harus ingat bahwa anak kecil tentunya sulit melaksanakan puasa selama lebih dari 12 jam tanpa latihan.

"Makanya pas momen bulan Ramadan ini waktu yang paling tepat untuk mengajarkan anak puasa. Jadi sifatnya latihan dulu. Misalnya 3 jam dulu, atau setengah hari dulu," tutur Vera, ditemui di Bistronomy Senopati, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Baca juga: Beri Hadiah untuk Ajarkan Anak Berpuasa, Boleh Nggak Ya?

Karena sifatnya latihan, anak tidak diharuskan puasa hingga selesai. Jika hanya mampu puasa selama setengah hari saja, bagi anak kecil hal itu merupakan prestasi.

Vera mengatakan yang lebih diutamakan adalah mengenalkan suasana Ramadan kepada anak. Sehingga meski anak hanya puasa selama setengah hari, ia tetap diajak untuk ikut bangun saat sahur dan beribadah.

"Kenalkan momen Ramadannya dulu. Jadi anak tahu, oh kalau Ramadan ini ada sahur, ada berbuka, ada tarawih. Nanti dia pelan-pelan akan terbiasa lalu mencoba puasa penuh sendiri," ungkap Vera lagi.

Vera juga menambahkan trik ini akan lebih bermanfaat jika anak sudah berusia 5 atau 6 tahun. Untuk anak yang lebih besar dan sudah sekolah, pendidikan di sekolah juga dapat membantu anak untuk mengajarkan puasa.

"Kalau di sekolah kan teman-temannya puasa juga, biasanya ada program Ramadan juga dari sekolah. Nah ini juga bisa melatih anak untuk berpuasa," ungkapnya.

Baca juga: Trik Agar Anak Tetap Doyan Makan Sayur dan Buah Saat Sedang Belajar Puasa

(mrs/vit)
News Feed