Sabtu, 06 Agu 2016 09:59 WIB

Pekan Menyusui Sedunia

Ini Pentingnya Memberikan ASI Hingga Setidaknya Anak Berusia 2 Tahun

Martha HD - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi, sehingga pemberian ASI sudah menjadi hak sang anak. Pemberian ASI disarankan dilanjutkan hingga anak setidaknya berusia dua tahun. Apa alasannya?

dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM menuturkan dengan memberikan ASI plus makanan pendamping saat anak berusia enam bulan ke atas hingga dua tahun bisa mendukung perkembangan sel otak hingga 80 persen. Hal itu disampaikan dia dalam temu media memperingati Pekan ASI Sedunia 2016 dengan tema 'Ibu Menyusui Sampai 2 Tahun Lebih hebat, Anak Sehat & Cerdas dalam Rangka Mewujudkan Keluarga Sejahtera' di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kuningan, Jakarta, Jumat (5/7/2016)

Baca juga: ASI Bikin Anak Tak Mudah Marah

Setelah anak berusia dua tahun, lanjut dr Utami, jika tak diberi ASI sebelumnya maka perkembangan sel otak anak cenderung lebih landai. Asupan memadai itu bisa didapat hanya dari ASI saat anak berusia di bawah enam bulan, dan ASI plus makanan pendamping yang cukup gizi saat usianya enam bulan ke atas.

"Mengonsumsi ASI hingga 2 tahun juga masih dapat memenuhi kebutuhan anak seperti protein, vitamin A, dan hampir semua vitamin C," kata dr Utami yang juga praktik di RS ST Carolus, Salemba, Jakarta Pusat ini.

Sebuah studi juga menyebut pemberian ASI selama 2 tahun bisa membuat anak cenderung lebih bisa menahan diri dan tidak lekas marah. Hal tersebut menurut para ilmuwan karena pelukan hangat yang diterima bayi ketika ia menyusu akan membuatnya memiliki watak yang cenderung lebih halus dan menghindari permusuhan di kemudian hari.

"Penelitian berbasis populasi ini menunjukkan bahwa menyusui mungkin memiliki efek jangka panjang terhadap sikap atau karakter yang dimiliki seseorang ketika dewasa," ujar Dr Paivi Merjonen dari University of Turku di Finlandia.

Baca juga: Saat Bayi Sering Gigit-gigit Puting Sampai Lecet, Yuk Cari Tahu Penyebabnya

Sementara itu dalam studi lain diketahui saat bayi diberi ASI, tubuh bayi tersebut akan mendapat serotonin yaitu zat anti-stres yang banyak dibentuk dalam 2 tahun pertama kehidupan si bayi. Zat anti-stres ini akan masuk ke dalam tubuhnya yang membuat anak menjadi tidak mudah marah, menghindari stres dan depresi serta mengurangi kemungkinan terkena gangguan mental saat dewasa.

(vit/vit)