Kenapa Harus Ibu yang Selalu Menyiapkan Sarapan?

Kenapa Harus Ibu yang Selalu Menyiapkan Sarapan?

- detikHealth
Selasa, 21 Jul 2009 17:05 WIB
Kenapa Harus Ibu yang Selalu Menyiapkan Sarapan?
Jakarta - Ada pertanyaan menggelitik ketika ibu-ibu arisan berkumpul di sebuah mal mewah di Jakarta. Kenapa harus ibu yang selalu menyiapkan sarapan? Padahal ayah juga harusnya bertanggung jawab terhadap makanan anaknya.

Pertanyaan itu bukan karena ibu-ibu arisan itu sedang protes terhadap perannya di rumah. Tapi pertanyaan itu sekedar bercermin bagaimana tingginya ketergantungan anggota keluarga terhadap persediaan makanan yang disiapkan ibu di kala pagi baru terbit.

Jika ibu tak menyiapkan sarapan maka dipastikan seisi rumah tidak bakalan mengisi perutnya dalam mengawali hari yang panjang. Padahal variasi sarapan saat ini lebih mudah dan praktis sehingga tak perlu terlalu repot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jangan dikira pula ibu-ibu itu akan balas dendam tak mau menyiapkan sarapan lagi. Justru barisan ibu itu dengan sigap mengaku senang jika mampu menyiapkan sarapan yang baik buat seluruh anggota keluarganya.

"Tugas ibu itu memberi makanan, si anak kalau minta makanan pasti ke ibu bukan ke ayah. Jadi bukannya mengenyampingkan peran ayah tapi makanan memang identik dengan ibu," ujar seorang ibu dalam acara menyediakan sarapan yang baik yang diselenggarakan Nestle di FX, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (21/7/2009).

Berdasarkan survei, seorang ibu hanya punya waktu 1-2 jam untuk mempersiapkan keperluan anak di pagi hari sebelum meninggalkan rumah.

"Jadi, kalau anak masuk sekolah jam setengah tujuh pagi, minimal saya harus bangun jam 4 subuh untuk bisa menyiapkan sarapan, dan hal ini cukup merepotkan," ujar seorang ibu yang terdaftar sebagai anggota arisan 'PARIS' di kawasan Jakarta.

Biasanya ibu-ibu sibuk membuat menu sarapan tradisional untuk keluarganya, seperti nasi, telur, sayur, dan menu berat lainnya. Waktu yang digunakan pun cukup lama, sehingga tidak cukup untuk mengurus pekerjaan lainnya.

Melalui ajang arisan, ibu-ibu dapat bertukar pengetahuan tentang bagaimana menyiapkan sarapan yang baik untuk keluarga. Salah satu menu sarapan yang praktis, sehat dan dipilih ibu-ibu masa kini ternyata adalah roti atau sereal yang berasal dari gandum utuh.

Gandum utuh adalah gandum yang tidak disosoh pada saat proses pengolahannya, sehingga masih memiliki kulit luar (bran), endosperm dan germ (inti) yang diketahui tinggi akan karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin B2, mineral dan antioksidan.

Gandum utuh atau whole grain berbeda dengan terigu yang biasanya berasal dari gandum hasil penyosohan. Terigu sengaja dibuat untuk meningkatkan tekstur, rasa, penampilan dan memperpanjang masa kadaluarsanya.

Dengan mengonsumsi gandum utuh yang terdapat pada roti atau sereal dengan bahan dasar gandum utuh, setiap anggota keluarga pun bisa mendapatkan nutrisi yang lengkap dan seimbang untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Dan yang paling penting, tidak hanya ibu yang bisa menyediakan sarapan praktis tersebut, sang ayah juga bisa memberikan sarapan bagi anak-anaknya tanpa harus diburu waktu. Adil kan?

Rekomendasi Obat


img

Indo Penurun Panas Anak

www.indofarma.co.id
(fah/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads