Saat seseorang mengalami masa puber, maka laring (kotak suara) yang menghasilkan semua suara akan tumbuh lebih besar dan lebih tebal. Perubahan ini terjadi pada anak laki-laki dan perempuan, tapi terasa lebih jelas pada anak laki-laki karena suaranya lebih berat.
Laring terletak di tenggorokan dan memainkan peranan yang penting dalam menghasilkan suara. Terdiri dari dua otot dan pita suara yang bisa meregang seperti ikatan karet yang bisa bergetar, seperti dikutip dari MSN, Kamis (20/8/2009).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses ini biasanya disebut dengan suara yang pecah, dan hanya terjadi dalam beberapa bulan saja. Setelah laring tumbuh dengan sempurna, maka suara anak laki-laki tersebut tidak akan berubah lagi.
Perubahan pada suara anak laki-laki merupakan bagian yang normal dan bagian pertumbuhan yang alami. Sama seperti perubahan yang terjadi pada bagian tubuh lainnya, anak laki-laki juga membutuhkan adaptasi dengan perubahan suara yang terjadi. Selama masa puber, tubuh akan menyesuaikan ukuran baru dari laring. Setelah itu, suara akan lebih stabil dan lebih mudah untuk dikontrol.
Seiring dengan beberapa perubahan yang terjadi, maka pada anak laki-laki juga terjadi perubahan pada daerah tenggorokan. Saat laring mulai tumbuh, maka akan terlihat tumbuhnya jakun pada daerah leher atau disebut dengan "Adam's apple". Pada anak perempuan juga sebenarnya tumbuh, tapi tidak sebesar anak laki-laki.
Setiap anak laki-laki memiliki masa puber yang berbeda, ada yang cepat tapi juga ada yang terlambat. Perubahan suara pada anak laki-laki ini biasanya terjadi pada usia 11 sampai 14 tahun.
Jadi, jika anak laki-laki Anda mengalami perubahan dalam suaranya berarti anak Anda sudah memasuki masa puber. Beritahu anak Anda tidak perlu takut atau cemas, karena hal tersebut hanya terjadi beberapa saat saja, dan setelah itu akan memiliki suara yang stabil dan lebih terkontrol kembali.












































