Saat ini belum dapat dipastikan apa penyebab anak mengompol dan mengapa bisa berhenti dengan sendirinya, tapi ini merupakan bagian dari perkembangan anak yang alami. Rata-rata anak yang mengompol bukan sebagai gejala adanya masalah kesehatan.
Mengompol dikenal dalam istilah medis dengan enuresis, merupakan masalah umum yang biasa terjadi pada anak di bawah usia 6 tahun. Kadang anak-anak yang masih mengompol merasa malu dan bersalah dengan orangtuanya serta perasaan ketakutan jika sedang pergi menginap bersama-sama teman-temannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah anak mengompol saat tidur, seperti dikutip dari Kidshealth, Rabu (16/9/2009), yaitu:
- Biasakan anak untuk pergi buang air kecil di kamar mandi sebelum tidur.
- Cobalah untuk memberikan anak minum lebih banyak pada saat siang hari dan jumlah yang sedikit pada saat malam hari, terutama 2 sampai 3 jam sebelum tidur.
- Jangan memberikan anak minuman yang mengandung kafein pada malam hari, seperti soda atau teh. Karena bisa meningkatkan frekuensi produksi urine.
- Cobalah menggunakan alarm untuk membangunkan anak pada malam hari untuk pergi ke kamar mandi.
- Berilah pujian atau hadiah seperti buku, alat sekolah atau barang yang berguna, jika anak berhasil tidak mengompol.
Hal terpenting yang harus dilakukan orangtua adalah jangan berteriak atau memarahi anak jika mengompol, tapi berilah hukuman dengan cara harus mengganti seprai tempat tidurnya sendiri.












































