Hal itu diungkapkan ahli gizi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Toto Sudargo, SKM, M.Kes, saat memaparkan hasil penelitiannya kepada wartawan, di FK UGM, Bulaksumur Yogyakarta, Senin (5/10/2009).
"Dua keuntungan bila anak-anak kita mau mengkonsumsi telur, dua butir setiap harinya," kata Toto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika ditreatment dengan telur bisa menambah IQ sekitar 20 persen," kata Sudargo.
Menurut dia, rata-rata anak sekolah di seluruh Indonesia sekitar 35-65 persen masih kekurangan gizi, terutama defisiensi yodium. Daerah Wonosobo dan Wonogiri, siswa SD mengalami kekurangan yodium sekitar 19 hingga 33 persen.
Dia mengatakan pemanfaatan telur untuk dikonsumsi sangat baik, karena daya serap satu butir telor yang beratnya 60 gram mengandung 7-8 gram protein. Sementera kebutuhan anak sekolah 45 gram protein.
"Saran kita adalah perlu sekali untuk konsumsi telur. Apalagi kalau digoreng, karena ada tambahan 10 gram protein akan menambah 110 kilo kalori," ungkap dia.












































