Studi yang dimuat dalam the British Journal of Developmental Psychology meneliti anak perempuan berumur 3 hingga 6 tahun. Setelah menjawab beberapa pertanyaan dalam kuesioner, partisipan diberikan tayangan film kartun yang menampilkan sosok wanita ideal seperti pada film-film princess.
Dalam film Disney’s Beauty and the Beast misalnya, si tokoh pria Gaston mengatakan pada Belle bahwa dia adalah perempuan paling cantik di seluruh desa. Adanya ucapan-ucapan seperti itu membuat anak-anak terdoktrin, yaitu jika ingin jadi perempuan cantik haruslah kurus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan hasilnya, hampir 50 persennya merasa khawatir dengan bentuk tubuhnya dan ingin mengubah salah satu atribut di tubuhnya yang tidak sesuai dengan gambaran yang ada di film. Yang membuat peneliti keheranan adalah rata-rata partisipan yang merasa khawatir itu berumur 3 tahun.
"Ini artinya kita perlu menolong anak-anak untuk keluar dari image perempuan langsing dan ideal yang sering mereka lihat dan idolakan di film-film kartun. Mereka harus diajarkan menghargai dirinya sendiri," ujar Prof Stacey Tantleff-Dunn seperti dikutip dari Telegraph, Minggu (29/11/2009).
Orang tua harus membantu si anak membangun citra positif pada semua bagian yang ada di tubuhnya. Studi ini hanya sebuah gambaran bahwa anak-anak saat ini sudah mengkhawatirkan masalah penampilan lebih dini.
"Kita tidak menyangka anak-anak sekarang lebih cepat khawatir soal bentuk tubuh dibanding anak-anak zaman dulu," ujar Stacey.
Orang tua juga disarankan untuk selalu memonitor tayangan apa saja yang ditonton si anak dan jangan terlalu banyak memberikan tontonan film-film gadis ideal yang kurus dan langsing.
(fah/ir)










































