Pakar kesehatan anak merekomendasikan perlunya memberikan tes untuk melihat perkembangan si kecil. Evaluasi mengenai perkembangan anak meliputi bahasa, intelektual, sosial dan perkembangan emosional.
Penilaian perkembangan ini dapat dilakukan melalui evaluasi oleh tim profesional yang terdiri dari dokter anak, spesialis bahasa, audiolog, okupasi terapis, psikolog anak atau psikiater anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika orangtua khawatir mengenai kemampuan anak berbicara atau menangkap suatu objek dan dokter tidak menyadari hal tersebut, tak ada salahnya orangtua meminta rekomendasi spesialis pada dokter.
Seperti dikutip dari Babycenter, Senin (18/1/2010) ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan penilaian terhadap perkembangan anak:
- Orangtua dan profesional harus bekerja sama dalam memberikan informasi mengenai perilaku dan perkembangan anak.
- Penilaian harus dilakukan oleh sebuah tim yang memang memiliki pemahaman kuat tentang perkembanan anak.
- Anak harus diamati dalam berbagai lingkungan berbeda, ini penting untuk mendapatkan gambaran lengkap bagaimana cara anak bermain, belajar, bergerak dan berinteraksi.
- Penilaian ini harus dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan anak. Tahap perkembangan anak adalah suatu hal yang kompleks sehingga tidak bisa ditentukan hanya dengan melihat satu atau dua masalah saja.
- Pastikan anak dalam keadaan sehat dan tidak boleh dalam keadaan cemas atau takut selama tes, karena tidak akan memberikan hasil yang optimal.
- Orangtua sebaiknya selalu hadir dalam setiap kunjungan penilaian, sehingga bisa mengetahui perkembangan yang terjadi pada anaknya dan kemungkinan memiliki informasi tambahan mengenai anak.
- Mintalah anak untuk melakukan pengulangan secara berkala di rumah, anak akan bisa memahami dengan cepat jika sering melakukan latihan.
- Tanyakan mengenai segala hal yang tidak dimengerti oleh orangtua dalam setiap laporan penilaian.










































