Posisi tersebut mengganjal pinggul dengan bantal setelah berhubungan seks. Bukan sekedar mitos, posisi demikian menurut peneliti memang bisa memperbesar kemungkinan hamil.
Bagi beberapa pasangan, 'membuat' anak itu susah-susah gampang. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan sperma dalam membuahi sel telur. Salah satunya mungkin faktor posisi yang kurang tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahli endokrinologi reproduktif dari Charlottesville, Virginia dan penulis The Fastest Way to Get Pregnant Naturally, dr Christopher Williams, MD pun mengatakan bahwa posisi wanita setelah berhubungan seksual sangat berpengaruh terhadap pembuahan.
Menurutnya, wanita yang telentang dengan posisi agak miring akan memudahkan spermal mengalir dalam vagina. Untuk memposisikan miring, salah satu caranya adalah dengan mengganjal pinggul dengan bantal.
"Posisi vagina itu miring ke bawah, jadi berbaring telentang seusai berhubungan seks memungkinkan sperma untuk mengalir dan terkumpul di rahim," katanya seperti dikutip dari Ehow, Senin (25/1/2010).
Namun perlukah mengangkat kedua kaki ke atas? Menurut dr Williams, hal itu boleh-boleh saja, meskipun mungkin tidak banyak membantu.
Menurut buku panduan Mitos Seputar Masalah Seksual dan Kesehatan Reproduksi, berposisi miring sangat membantu perempuan yang posisi rahimnya abnormal atau celukan pangkal rahimnya dangkal, karena air mani akan mudah keluar kembali sehabis senggama.
Dengan memberi ganjalan pada pinggul atau bokong pada saat telentang diharapkan air mani terus mengalir memasuki liang rahim sehingga kemungkinan terjadinya pembuahan pun lebih besar.
Namun tak perlu sampai posisi kepala di atas dan kaki di bawah. Meski demikian, masih banyak hal lainnya yang menjadi faktor penentu keberhasilan pembuahan yakni kualitas sperma, frekuensi berhubungan atau faktor psikologis.
(fah/ir)











































