Kamis, 18 Feb 2010 16:30 WIB

Normalkah Bercak Darah di Trimester Pertama Kehamilan?

- detikHealth
Jakarta - Bagi perempuan yang baru pertama kali hamil, bercak darah yang timbul di trimester pertama pasti membuat panik dan takut. Normalkah bercak darah di trimester pertama kehamilan?

Berdasarkan penelitian baru yang dilaporkan dalam Society of Maternal-Fetal Medicine, sekitar 30 persen perempuan mengalami kejadian bercak darah di trimester pertama kehamilannya.

Pendarahan yang terjadi pada awal kehamilan biasanya lebih ringan dibandingkan dengan darah saat menstruasi. Selain itu warna bercaknya juga bervariasi mulai dari merah hingga coklat.

Peneliti melakukan penelitian terhadap lebih dari 16.000 perempuan yang ternyata perdarahan di trimester pertama ini kecil risiko komplikasinya dan angka kejadian komplikasinya pun kurang dari lima persen. Penelitian ini dilakukan oleh Joshua Weiss, MD dari Columbia Presbyterian Hospital di New York City.

Isabel Blumberg, MD seorang ahli kandungan di New York City, seperti dikutip dari Parenting, Kamis (18/2/2010) mengatakan ada beberapa penyebab terjadinya perdarahan di trimester pertama kehamilan.


  1. Penyebab paling umum adalah terjadinya implantasi yakni embrio yang melekat pada dinding rahim.
  2. Penyebab lainnya bisa karena adanya polip di leher rahim. Tapi ini tidak berbahaya yang diakibatkan kadar hormon estrogen yang lebih tinggi dari biasanya.
  3. Selain itu juga bisa disebabkan adanya peningkatan pembuluh darah dalam jaringan di sekitar leher rahim selama kehamilan. Bercak darah yang timbul bisa dipicu oleh adanya kontak di daerah ini misalnya melalui hubungan seksual atau pemeriksaan ginekologis tertentu, sehingga mengakibatkan munculnya bercak darah.

Untuk memastikan apakah bercak tersebut akibat komplikasi kehamilan seperti kehamilan ektopik (hamil di luar rahim) atau tidak. Untuk mengkonfirmasinya bisa dengan melakukan pemeriksaan untuk polip serta kondisi dari leher rahimnya.

Bercak darah yang terjadi di trimester pertama kehamilan umumnya tidak menunjukkan adanya masalah apapun. Tapi melakukan pemeriksaan ke dokter biasanya bisa membuat ibu hamil menjadi lebih tenang.

(ver/ir)