Teknik operasi sterilisasi paling mutakhir yang dinamakan Essure tersebut sudah diterapkan oleh sejumlah rumah sakit pemerintah di Inggris. Biayanya memang lebih mahal, sekitar 2.700 poundsterling atau kurang lebih Rp 38 juta.
Dalam prosedur ini, dokter memasukkan koil atau spiral logam dengan dipandu hysteroscope atau kamera kecil yang dimasukkan lewat vagina. Koil ditempatkan di tuba falopi atau buluh rahim dan dalam 3 bulan akan menumbuhkan jaringan di sekitarnya sehingga saluran sel telur tersumbat.
Karena tidak perlu dibedah, Essure hanya butuh waktu 10 menit sehingga bisa dilakukan di sela-sela waktu makan siang. Selain itu masa pemulihannya hanya 45 menit, jauh lebih singkat dibanding operasi biasa yang butuh masa pemulihan berminggu-minggu.
Sebagai pembanding, operasi tubektomi atau sterilisasi pada perempuan biasanya dilakukan dengan membedah dinding perut sehingga butuh anestesi atau pembiusan. Setelah tuba falopi diikat, dijepit atau dipotong, luka di perut dijahit dan butuh waktu berminggu-minggu hingga luka itu sembuh.
"Perempuan bisa datang kapan saja untuk menjalani Essure dan sesudah itu bisa langsung kembali beraktivitas. Bahkan tidak perlu meninggalkan pekerjaannya," ungkap Martin Farrugia, dokter kandungan di salah satu klinik yang melayani Essure seperti dikutip dari The Sunday Telegraph, Selasa (21/12/2010).
Karena praktis dan sangat cepat, Essure bahkan bisa dilakukan oleh perempuan yang tidak ingin pasangannya tahu dirinya melakukan kontrasepsi. Dengan alasan tertentu, sejumlah tradisi dan keyakinan memang melarang perempuan untuk melakukan kontrasepsi apapun bentuknya. (up/ir)










































