Penemuan tersebut berdasarkan studi yang dilakukan Duke University Medical Center, Johns Hopkins University School of Medicine, Mount Sinai School of Medicine, National Jewish Health Center, the National Institute of Allergy and Infectious Diseases dan University of Arkansas Medical School.
Dalam penelitian yang melibatkan lebih dari 500 anak berusia 3-15 bulan ditemukan bahwa anak-anak menderita eksim walaupun hanya ringan ternyata punya masalah alergi yang parah pada telur dan susu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penelitian ini rencananya akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Academy of Allergy, Asthma & Immunology (AAAAI) di San Fransisco.
Penemuan ini memang tidak terlalu mengejutkan karena sepertiga anak-anak yang menderita alergi makanan kebanyakan akan memperburuk penyakit eksimnya.
Anak-anak juga lebih mudah menderita alergi susu dan telur dibanding alergi lainnya seperti alergi seafood atau kacang yang biasanya muncul saat sudah dewasa.
(ver/ir)











































