Seperti Fitri, gadis 10 tahun asal Ciputat dijuluki 'spiderkid' karena sering nekat memanjat atap rumah maupun tower BTS. Perilaku ini menunjukkan tidak adanya kontrol diri dan rasa takut, yang membuatnya tidak mampu mengenali bahaya.
"Untuk anak umur 3 tahun, sering nekat itu wajar karena belum punya kontrol diri. Tapi kalau umurnya 10 tahun biasanya ada motivasi untuk cari perhatian," ungkap psikolog anak dan remaja, Alzena Masykouri, MPsi saat dihubungi detikHealth, Rabu (30/3/2011).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umumnya anak-anak yang memiliki perilaku buruk atau nekat karena didasari ingin mencari perhatian.
Meskipun hal ini normal, tapi akan menjadi suatu masalah besar ketika kondisi tersebut terjadi sepanjang waktu terutama jika perilaku tersebut sudah tidak bisa terkontrol.
Jika kelakuan buruk ini terus menerus dilakukan bisa menjadi benih atau cikal bakal masalah disiplin baik di masa kecil atau saat dewasa nanti.
Bila anak tidak mendapatkan perhatian yang cukup, maka hal ini bisa memicu amukan, emosi anak yang meledak-ledak serta perilaku menjengkelkan dan nekat lainnya, seperti dikutip dari Familyeducation.com.
Hal ini karena anak akan berpikir jika ia tidak bisa mendapatkan perhatian dengan menjadi anak yang baik, maka ia akan berbuat nakal atau nekat untuk mendapatkan perhatian orangtuanya.
Apalagi sebagian besar keluarga masa kini umumnya memiliki kedua orangtua yang bekerja sehingga anak tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang cukup. Untuk itu tugas yang paling penting adalah menjadi orangtua sepenuhnya ketika sudah berada di rumah.
Ketika orangtua pulang ke rumah, maka berikan waktu minimal 30 menit bersama anak seperti untuk mengobrol, menanyakan kegiatan apa yang dilakukan anak hari ini serta pengalaman apa yang dialaminya.
Usahakan untuk mematikan televisi sehingga perhatian terfokus pada anak dan luangkan waktu di akhir pekan untuk pergi berjalan-jalan, bermain atau menghabiskan waktu bersama anak.
Selain memanjat, perilaku nekat akibat kurangnya kontrol diri pada anak bisa juga diwujudkan dalam bentuk lain misalnya tiba-tiba kabur dari rumah. Untuk memastikan apakah perilaku tersebut memang disebabkan oelh gangguan psikologis, anak dengan perilaku nekat harus mendapat penanganan dari ahli psikiatri anak.
Mempelajari perilaku anak adalah hal yang kompleks dan sulit, karena kemungkinan seorang anak tidak hanya termotivasi oleh satu sebab melainkan banyak hal. Untuk itu orangtua harus meninjau kembali penyebab dari perilaku anak yang muncul.
(ver/ir)











































