Gusi berdarah serta napas tak sedap merupakan gejala periodontal, yakni gangguan pada mulut yang dipicu oleh pembentukan plak atau karang gigi. Pada kondisi yang lebih parah, periodontal bisa menyebabkan gigi sensitif, berlubang dan bahkan mudah tanggal.
Menurut penelitian terbaru di University of Western Australia, perempuan dengan masalah periodontal butuh waktu 2 bulan lebih lama untuk bisa hamil. Perempuan yang mulutnya sehat rata-rata cuma butuh 5 bulan sejak menikah, sedangkan jika ada masalah periodontal butuh waktu hingga 7 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perempuan perlu diarahkan untuk memeriksakan diri ke dokter gigi jika merasa sulit punya anak. Masalah di gusi harus diatasi dulu jika ingin hamil," ungkap Prof Roger Hart yang melakukan penelitian tersebut, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (6/7/2011).
Dalam penelitian ini, Prof Hart melibatkan tak kurang dari 4.000 ibu hamil dengan usia kandungan rata-rata 12 pekan. Dari seluruh paritipan yang dilibatkan, 26 persen memiliki masalah periodontal dengan gejala paling banyak adalah gusi berdarah.
Sementara dalam penelitian lain, gusi berdarah pada ibu hamil juga bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur hingga 3 kali lipat. Penelitian ini dipresentasikan dalam pertamuan tahunan American Association for Dental Research awal tahun 2010.
Gusi berdarah maupuan gangguan periodontal lainnya juga bisa membahayakan kesehatan secara keseluruhan. Diperkirakan, 700 jenis bakteri bisa masuk ke aliran darah melalui luka di gusi dan akan menimbulkan infeksi lain jika terbawa oleh aliran darah ke seluruh tubuh.
(up/ir)











































