Orangtua yang Stres Bikin Anak Gampang Kena Penyakit Paru

Orangtua yang Stres Bikin Anak Gampang Kena Penyakit Paru

- detikHealth
Selasa, 26 Jul 2011 13:05 WIB
Orangtua yang Stres Bikin Anak Gampang Kena Penyakit Paru
Southern California - Stres ternyata tak hanya berpengaruh pada diri sendiri tetapi juga orang lain di sekitar Anda. Studi baru menunjukkan bahwa anak yang tinggal dengan orangtua yang stres lebih mudah menderita penyakit paru.

Studi yang dilakukan ilmuwan di University of Southern California menunjukkan bahwa anak-anak yang tinggal dalam rumah tangga yang stres lebih rentan terhadap kerusakan paru-paru dari polusi lalu lintas.

"Stres akan mengakibatkan efek polusi yang lebih besar pada anak-anak, tapi saya terkejut bahwa polusi udara yang meningkat tidak berpengaruh pada anak-anak dari rumah dengan stres yang rendah," jelas Dr. Talat Islam dari University of Southern California, penulis utama studi, seperti dilansir Health24, Selasa (26/7/2011).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak jelas apa yang mendasari hubungan antara polusi, stres rumah tangga dan fungsi paru-paru, tetapi Dr. Talat mengatakan bahwa stres dan polutan keduanya terkait dengan peradangan dan kerusakan jaringan.

"Itu masuk akal. Tubuh dan keausan yang disebabkan oleh stres bisa membuat individu lebih rentan terhadap efek lalu lintas terkait polusi udara," jelas Dr. Jane Clougherty dari University of Pittsburgh yang tidak terlibat dalam studi.

Dalam studi tersebut, peneliti menilai fungsi paru-paru hampir 1.400 anak yang tinggal di California selatan. Peneliti juga memperkirakan jumlah polutan lalu lintas di hampir 1.000 area yang berbeda.

Secara khusus mereka mencari nitrogen oksida yang terbentuk ketika bahan bakar dibakar. Menurut American Journal of Medicine Respiratory Critical Care, nitrogen oksida dapat merusak jaringan paru-paru dan membuat asma menjadi lebih buruk.

Enam tahun sebelumnya, orangtua anak-anak telah mengisi kuesioner tentang tingkat stres. Pertanyaan yang diajukan misalnya tentang seberapa sering mereka merasa mampu menangani masalah pribadi atau mengontrolnya.

Hasilnya, untuk anak-anak yang tinggal di dalam rumah dengan tingkat stres yang tinggi, setiap terjadi kenaikan 22 ppb nitrogen oksida, fungsi paru-paru mereka menurun sebesar 4,5 persen.



(mer/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads