Stres Parah Banyak Dialami Orangtua dari Anak ADHD

Stres Parah Banyak Dialami Orangtua dari Anak ADHD

- detikHealth
Selasa, 16 Agu 2011 12:36 WIB
Stres Parah Banyak Dialami Orangtua dari Anak ADHD
Jakarta - Selama ini penanganan terhadap ADHD (Attention Defisit Hyperactivity Disorder/anak hiperaktif) hanya terfokus pada si anak saja, padahal orangtua juga perlu mendapat perhatian. Studi menemukan orangtua dari anak ADHD lebih rentan mengalami stres yang serius.

Studi baru yang dipublikasikan dalam Journal of Family Psychology menemukan orangtua dari anak-anak ADHD sangat sensitif terhadap perilaku anaknya sehingga menguras lebih banyak emosi dan energi.

"Orangtua dari anak yang ADHD membutuhkan kewaspadaan konstan serta tingkat energi yang tinggi, karenanya bisa berhubungan dengan kesehatan secara menyeluruh yang meliputi mental dan fisik orangtua," ujar Candice Odgers, peneliti dan psikolog dari University of California, seperti dikutip dari ParentDish, Selasa (16/8/2011).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Odgers menuturkan orangtua ini juga menghadapi tingkat perceraian dan stres yang lebih tinggi, serta kurangnya kepercayaan diri dalam menghadapi masalah tersebut sehingga dukungan dari orang-orang disekitar sangat dibutuhkan.

"Ada hubungan yang sangat penting antara perilaku anak-anak dan suasana hati orangtua serta tingkat stres. Kita tahu dari banyak penelitian lain bahwa kesehatan mental ibu adalah prediktor yang sangat kuat dan mempengaruhi gaya pengasuhannya," ungkap Odgers.

Kadar emosional yang dialami oleh orangtua dari anak ADHD terbilang naik turun, orangtua harus bekerja keras melihat langkah-langkah positif untuk anak-anaknya agar bisa membantu si anak beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Stres yang dialami orangtua masih terus berlanjut saat ia harus melihat perjuangan anaknya dalam hal akademis. Orangtua akan merasa bimbang apakah harus memasukkan anaknya ke sekolah umum atau sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Keputusan yang diambilnya akan menyebabkan kecemasan dan stres tersendiri.

Stres dari orangtua juga dialami ketika ia membawa jalan-jalan anaknya keluar rumah, kadang ada anggapan dari orang-orang sekitar yang berpikir bahwa orangtua tersebut tidak bisa mengendalikan anaknya, padahal ada alasan di balik hal tersebut. Anggapan dan pemikiran dari orang-orang yang tidak memahami kondisi ini menjadi beban tersendiri bagi orangtua.

Karenanya dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti keluarga dan lingkungan untuk saling memahami kondisi yang ada. Tak ada salahnya mengikuti support group sehingga bisa saling berbagi cerita dengan orangtua dari anak ADHD lainnya serta menemukan solusi untuk masalah yang dihadapinya.

(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads