Makanan kecil serta minuman ringan yang sering dikonsumsi saat berada di depan komputer atau konsol video game biasanya banyak mengandung gula. Karena terlalu asyik, seseorang apalagi anak-anak tidak akan sempat memikirkan dampak gula bagi kesehatan rungga mulutnya.
"Setiap ada gula masuk mulut kita, serangan asam akan mengancam gigi hingga 1 jam berikutnya. Gula bereaksi dengan bakteri lalu menghasilkan asam yang berbahaya," ungkap Dr Niger Carter dari British Dental Health Foundation seperti dikutip dari icnetwork, Kamis (25/8/2011).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian yang dilakukan Dr Carter menunjukkan, anak-anak dan remaja yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bermain video game rentan mengalami gigi berlubang. Risikonya 2 kali lebih besar dibandingkan anak-anak yang aktif bermain di luar.
Sementara itu penelitian sebelumnya yang dilakukan Jordon Poss dari University of Iowa menunjukkan, peran orangtua dalam mengontrol perilaku anak saat bermain game dapat mengurangi risiko tersebut. Jika diawasi, risikonya bisa dikurangi hingga 30 persen.
Diperkirakan, 50 persen remaja dan anak-anak di seluruh Inggris memiliki vedeo game sendiri di kamarnya masing-masing. Hampir semuanya atau lebih tepatnya 97 persen memainkannya secara rutin setiap hari, sehingga banyak yang menderita obesitas sejak usia muda.
(up/ir)











































