Studi yang dilakukan di rumah sakit menunjukkan bahwa rasa sakit yang dialami anak ketika sedang diambil darahnya lebih sedikit terasa ketika dipegang oleh ibu dibandingkan saat dipegang ayahnya.
C Celeste Johnston dari McGill University School of Nursing di Montreal melibatkan bayi yang dirawat di rumah sakit dan membutuhkan prosedur tetap pengambilan tes darah di tumit. Untuk studi ini bayi akan dipegang oleh ibu dan secara bergantian oleh ayah untuk prosedur berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil hipotesis ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang unik mengenai kenyamanan bayi saat kontak dengan ibu terutama di daerah dada, karena pada tubuh laki-laki umumnya bayi tidak merasakan gaya pengasuhan alami.
"Ibu-ibu biasanya memiliki sedikit pengalaman dengan hal itu sehingga bisa melakukan dengan lebih baik daripada ayah," ujar Dr Larry Gray, dokter anak dari Comer Children's Hospital di University of Chicago, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/9/2011).
Meski begitu Dr Gray menuturkan hal yang paling penting adalah adanya kontak dari kedua orangtua terhadap anaknya. Manfaat akan lebih terasa jika orangtua melakukan teknik kanguru saat menggendong anaknya.
Teknik kanguru adalah memberikan kontak kulit dengan kulit dan menempatkan bayi pada dada orangtuanya. Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa kontak kulit ini memberikan sejumlah manfaat positif bagi bayi termasuk mengurangi rasa sakit.
(ver/ir)










































