Peringatan ini disampaikan menyusul kematian bayi berusia 2 hari di Adelaide, baru-baru ini. Saat ditemukan dalam kondisi lemas, bayi tersebut sedang digendong dengan sling atau gendongan bayi yang banyak dijual di toko-toko peralatan bayi.
Seperti dipublikasikan dalam Medical Journal of Australia, penyebab kematian bayi tersebut memang belum bisa dipastikan. Namun diakui oleh para ahli, penggunaan alat gendong yang cukup populer di kalangan ibu-ibu masa kini merupakan faktor risiko pada kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti tersebut menduga, desain serta bahan yang lembut pada gendongan bayi tersebut justru menyebabkan bayi mudah tertidur pada posisi yang tidak sehat. Posisi yang dikatakan tidak normal bagi bayi untuk tidur ini dapat menekan saluran napas.
Sebelumnya, kematian mendadak saat menggunakan sling atau gendongan bayi sudah sering dilaporkan di negara lain seperti Amerika Serikat dan Kanada. Di kedua negara tersebut, tercatat sudah 16 anak yang meninggal saat digendong sehingga standar keamanan produknya kini makin diperketat.
Selama 2010 saja, lebih dari 1 juta produk gendongan bayi buatan Infantio ditarik dari peredaran dengan alasan keamanan menyusul kematian 3 bayi saat memakai gendongan tersebut. Oleh karena itu, Komisi Keselamatan Produk di Amerika Serikat menyerukan agar produk semacam itu tidak dipakai pada anak usia di bawah 4 bulan.
(up/ir)











































