Dengan melihat perbandingan tersebut, dokter ahli kandungan dapat segera tahu apakah rahim terlihat normal atau tidak.
Dr Jasper Verguts, seorang ginekolog di Rumah Sakit Universitas Leuven di Belgia telah mengukur rahim dari 5.000 orang wanita menggunakan USG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data menunjukkan bahwa perbandingan antara panjang dengan lebar rahim wanita adalah sekitar 2 saat dilahirkan. Pebandingan panjang dan lebar ini kemudian menurun seiring pertambahan usia hingga mencapai 1,46 pada wanita lansia.
Ketika berada pada usia paling subur, yaitu pada usia 16 sampai 20 tahun, perbandingan panjang dan lebar rahim adalah sekitar 1,6.
Rasio 1,6 ini dianggap sebagai perbandingan panjang dan lebar rahim yang paling ideal dan paling memungkinkan wanita untuk dapat hamil.
"Ini adalah pertama kalinya ada seseorang yang melihat hal ini, jadi saya senang ternyata hasilnya begitu baik," kata dr Verguts seperti dilansir The Guardian, Kamis (16/8/2012).
Rasio emas ini semakin dianggap sakral karena rasio dengan angka 1,6 (1,618) dianggap sebagai rasio emas oleh banyak matematikawan dan fisikawan.
Rasio 1,6 ini bahkan disebut-sebut merupakan rasio yang menunjang kesempurnaan estetika dan dapat ditemukan di mana saja.
Misalnya, di antara semua persegi panjang di dunia, yang paling menyenangkan dilihat oleh mata adalah yang memiliki rasio panjang terhadap lebar sebesar 1,618.
Patung Nefertiti dan Piramida Parthenon juga konon dibangun pada zaman Mesir kuno dengan memperhitungkan rasio emas ini. Bahkan rasio emas ini disebut-sebut juga ditemukan dalam tubuh manusia.
Salah satu contohnya, jika kita menandai ujung buku-buku jari dengan pena, maka jarak antara buku-buku pertama dan kedua pada jari adalah sekitar 1,618 kali jarak antara buku-buku kedua dan ketiga.
Tak hanya itu, wajah wanita juga dikatakan cantik apabila memenuhi rasio emas ini. Pada akhirnya, mencari rasio emas 1,6 ini kemudian menjadi hobi banyak orang.
(pah/ir)











































