Ashraf menuturkan,hal terpenting yang harus ia dan Bunga lakukan sebagai orang tua yaitu berkomunikasi dengan Noah. Sebab, menurut Ashraf, anak-anak sebenarnya mengerti apa yang diutarakan orang tuanya walaupun mereka belum terlalu lancar berbicara dan orang tua sering menganggap mereka tidak mengerti dengan apa yang diutarakan orang tuanya.
"Sebenarnya dia udah ngerti banget dan kita harus jelasin semua ke dia. Mungkin dia tidak akan senang, akan nangis, tapi yang penting kita ngomong dan tidak membohongi," kata Ashraf saat berbincang dengan detikHealth seperti ditulis pada Senin (11/11/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah ngomong, Noah ntar malam daddy sama mommy mau pergi mau nonton, tapi Noah di rumah, Noah enggak ikut, sama oma di rumah. Dia pasti kan enggak mau, dan bilang Noah mau ikut. Terus kita jelasin, 'Noah, mommy and daddy mau spent time berdua karena mommy and daddy harus take care kita punya hubungan, relationship kita penting. Mommy sama daddy sayang, jadi mommy sama daddy mau spent time together'. Kata dia. 'Ah enggak mau, jangan sayang', tapi kita jelasin lagi habis itu. Terus kita main lagi, dia seneng lagi, terus kita ngomongin lagi," tutur Ashraf.
Nah, saat akan pergi, memang diakui Ashraf buah hatinya akan menangis dan kecewa. Tapi sesaat setelah ia dan BCL pergi, biasanya Noah akan berhenti menangis sebab dia sudah tahu ayah dan ibunya akan pergi ke mana dan dia sudah bisa menerima.
Memberi penjelasan pada Noah tentang segala sesuatu yang akan dilakukan sudah diterapkan Ashraf dan BCL sejak Noah belum bisa bicara. "Apa yang kita omongin, anak kecil itu bisa ngerti, ngerti dengan cara mereka sendiri. Jadi kita ngomong sama dia dengan harapan dia akan ngerti," ujar Ashraf.
Nah, saat Noah melakukan kesalahan atau hal-hal yang tidak sesuai, lagi-lagi berbicara menjadi cara Ashraf dan BCL untuk mengajari Noah. Mereka biasanya akan menegur Noah dan memberi penjelasan mengapa Noah dikatakan sudah melakukan hal yang salah.
"Kita juga jelasin ke dia supaya dia tidak melakukan hal itu lagi, jadi dijelasin. Intinya kembali lagi ke pentingnya komunikasi," kata Ashraf.
(/up)











































