"Ini adalah empowering of women. Jadi lebih luas daripada hari ibu atau mother's day international," ujar Sophie kepada detikHealth saat ditemui usai peluncuran buku 'BreastFriend: InspirASI 22 Ibu Menyusui' di Pasific Place, Jakarta Selatan, Minggu (22/12/2013).
Sosok ibu sendiri bagi Sophie adalah sosok yang sangat luar biasa. Maklum tanpa ibu, seorang anak mustahil dilahirkan ke dunia ini. Kini, setelah menjadi ibu, Sophie memahami benar bahwa ada tanggung jawab besar di pundaknya. Ketika diberi kesempatan melahirkan anaknya, menurutnya itu adalah pengalaman berharga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, menjadi seorang ibu lebih banyak suka ketimbang dukanya. Ia senang melihat anaknya bertumbuh kembang. "Yang tadinya dia hanya buah sel di dalam tubuh kita, tiba-tiba dia sekarang punya pendapat sendiri. Saya rasa tiap ibu beda-beda, ketika anaknya umur sekian dia begini, ketika anaknya sudah lebih besar, belajar lebih melepaskan dia lagi tanpa terlalu harus 'kamu jangan ini, kamu jangan itu'" tutur Sophie.
Sophie sangat menikmati sekali perannya sebagai ibu. Sehingga ia tahu betul cara ia melakukan anaknya seperti apa, terutama kepada anak yang paling besar. "Karena anak saya yang paling besar 10 tahun, jadi mulai belajar memberikan dia kesempatan untuk menganalisa dan berpikir untuk dirinya sendiri," tutup Sophie.
Di hari spesial bagi kaum ibu ini, rupanya Sophie juga mendapat kado spesial bagi anak dan juga suaminya. "Tadi pagi saya dapat kado dari suami dan anak-anak saya. Saya sedikit kaget juga, happy," ucapnya.
(hrn/)










































