Ilmuwan dari Universitas California mengatakan bahwa stres bersifat menular dan dapat ditularkan dari ibu ke anak. Mereka menemukan bahwa anak-anak berusia 12 bulan tidak hanya dapat merasakan stres pada ibu, tetapi juga ikut-ikutan gelisah.
"Bayi mungkin tidak bisa mengatakan bahwa Anda terlihat stres atau menanyakan apa yang salah, tapi penelitian kami menunjukkan bahwa segera setelah mereka ada di lengan Anda, dia akan merespon untuk menyamai keadaan emosi Anda dan dengan segera akan merasakan emosi negatif itu di tubuhnya." Demikian ungkap para ilmuwan dalam penelitian itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para balita diletakkan di ruang bermain sedang para ibu diminta berpidato selama lima menit serta mengikuti sesi tanya jawab. Sebagian ibu mendapat reaksi positif dan dukungan atas pidato mereka, sedang beberapa yang lain mendapat reaksi negatif seperti dahi yang berkerut atau lengan yang disilangkan. Para ibu itu lantas dipertemukan kembali dengan sang buah hati.
Wanita yang mendapatkan reaksi negatif merasa lebih tertekan dan anak mereka juga mengalaminya. Detak jantung anak-anak tersebut sontak meningkat dalam beberapa menit setelah berada di pangkuan ibunya. Semakin hebat rasa tertekan yang dialami si ibu, semakin besar efek yang dirasakan anak. Demikian tertulis dalam jurnal Psychological Science.
Penelitian itu menunjukkan bahwa anak bisa menangkap rasa stres ibu dan mewujudkannya dalam tubuh mereka. Hal itu dituturkan oleh Sara Waters, pimpinan penelitian sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Kamis (6/2/2014).
Mengapa emosi ibu dapat menular ke anak? Peneliti manduga bahwa anak-anak bereaksi terhadap perubahan suara, sentuhan, atau ekspresi pada wajah ibu mereka. Bahkan, aroma keringat pun dapat memberikan efek pada anak.
Berdasar studi sederhana itu, mekanisme transmisi stres dari orangtua ke anak telah berhasil diungkap. Lebih lanjut, hasil penelitian Waters dan rekan-rekannya juga memberikan sedikit pencerahan pada perkara kondisi anak yang biasanya dipengaruhi kesehatan orang tua.
(vit/vit)











































