Meski Tidak Menikah, Wanita Ini Punya 25 Anak dan 15 Cucu

Meski Tidak Menikah, Wanita Ini Punya 25 Anak dan 15 Cucu

- detikHealth
Senin, 24 Feb 2014 13:04 WIB
Meski Tidak Menikah, Wanita Ini Punya 25 Anak dan 15 Cucu
Yanti (Foto: Vita/detikHealth)
Jakarta - Yanti saat ini berusia sekitar 53 tahun. Sudah cukup berumur memang, tapi dia sudah lama melupakan keinginan untuk menikah. Meski tidak menikah, namun Yanti memiliki sekitar 25 anak dan 15 cucu. Eit, jangan salah sangka, Yanti tidak melakukan hubungan seksual pra nikah untuk mendapatkan anak-anak itu.

Yanti adalah ibu pengasuh di SOS Children's Village yang berlokasi di Jl. Karya Bhakti 1, Cibubur, Jakarta Timur. Dia mulai menjadi ibu pengasuh sejak berusia sekitar 24 tahun. Sehingga tahun ini, 29 tahun dia mengabdikan diri sebagai ibu asuh bagi anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua kandungnya.

SOS Children's Village bukanlah panti asuhan, namun semacam NGO yang antara lain memiliki tujuan memberikan kenangan masa kecil bersama keluarga pada anak-anak yang tidak memiliki kesempatan mendapat pengasuhan dari orang tuanya. Di SOS Children's Village, anak-anak akan mendapatkan kasih sayang dari sosok ibu, serta akan tinggal satu rumah bersama anak-anak lainnya yang kurang lebih memiliki nasib serupa, sebagai keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya suka kasihan lihat anak-anak jalanan yang nggak punya orang tua. Sedangkan saya sendiri nggak bisa berbuat apa-apa. Harta saya nggak punya, dan yang saya punya ya cuma diri saya sendiri. Lalu saya gabung dengan SOS. Awalnya saya seperti perempuan lain yang ingin menikah. Tapi setelah saya mendapat bayi dan anak-anak lain, keinginan saya untuk mengasuh mereka lebih besar. Ternyata saya bisa jadi ibu dan punya banyak anak juga," papar perempuan asal Malang, Jawa Timur, ini, saat ditemui detikHealth dan ditulis pada Senin (24/2/2014).

Yanti merasa senang dan bersyukur, anak-anakyang diasuhnya kini banyak yang sudah menikah dan memberinya cucu. Saat ini dia memiliki sekitar 15 cucu. Kerap kali anak-anaknya pulang ke rumah kecil di lingkungan SOS Children's Center. Saat Lebaran biasanya rumah kecil itu semakin penuh dan ramai.

"Saya kalau mau cuti dan meninggalkan anak-anak kadang nggak tega. Ya akhirnya saya bawa 1 atau 2 dari mereka untuk saya bawa cuti ke kampung. Orang-orang ya tahunya itu anak Yanti. Dulu orang tua tentu ingin saya menikah, tapi setelah tahu pilihan hidup saya ini, mereka memahami," sambung Yanti.

Bahkan orang tua dan saudara-saudaranya yang lain menganggap anak-anak asuh Yanti sebagai bagian dari keluarganya. Setiap kali keluarga besar menelepon Yanti, pasti anak-anak asuhnya juga ditanya kabarnya.

Adakah kekhawatiran kelak kalau sudah sangat tua tidak ada yang merawat karena tidak punya anak kandung? "Saya nggak khawatir. Yang saya tahu, saya punya banyak anak dan menantu banyak. Mereka sudah menganggap saya ibu sendiri. Kalau saya sakit sedikit saja mereka sudah pada ribut. Saya merasa diperhatikan," tuturnya.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads