"Mengasuh anak itu tidak mudah, karena anak itu kan bukan barang yang tinggal ditaruh saja. Merawat anak itu butuh ketelatenan, kesabaran, keuletan, dan perhatian. Tidak mudah karena ada gelombang untuk naik dan turun," ujar Yanti, salah satu ibu pengasuh di SOS Children's Village yang berlokasi di Jl Karya Bhakti 1, Cibubur, Jakarta Timur kepada detikHealth dan ditulis pada Senin (24/2/2014).
SOS Children's Village bukanlah panti asuhan, namun semacam NGO yang antara lain memiliki tujuan memberikan kenangan masa kecil bersama keluarga pada anak-anak yang tidak memiliki kesempatan mendapat pengasuhan dari orang tuanya. Di SOS Children's Village, anak-anak akan mendapatkan kasih sayang dari sosok ibu, serta akan tinggal satu rumah bersama anak-anak lainnya yang kurang lebih memiliki nasib serupa, sebagai keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Yanti, bisa melihat anak-anak yang sebelumnya kehilangan kasih sayang orang tua kemudian tumbuh ceria dan memiliki masa depan cerah adalah kebanggaan tersendiri. Meskipun demikian, hari-hari Yanti tidak selalu bersinar. Terkadang ada juga kenakalan anak yang diasuhnya yang membuatnya sedih.
"Pernah ada anak yang mencuri uang, handphone. Kalau begini saya ajak ngomong. Seiring berjalannya waktu, nanti mereka akan minta maaf dan menyadari perbuatannya. Kadang kalau perlu saya marah dan jewer juga anak-anak yang bandel. Ini bukan untuk menyakiti mereka, tapi ini saya lakukan agar mereka jadi anak baik. Anak-anak itu mengerti kok kalau disayang," sambung Yanti.
Yanti terkadang juga merasa di saat yang berat pada saat menghadapi anak-anak yang sedang tumbuh remaja. Umumnya di usia seperti itu anak-anak akan seenaknya sendiri dan gampang terpengaruh lingkungan. "Terutama anak yang laki-laki. Saya sih nggak sakit hati dengan sikapnya, tapi kadang sedih juga kenapa anak saya begini. Tapi saya selalu ajak ngomong, dan sikapnya pun menjadi lebih baik," katanya.
Setiap hari Yanti bangun pagi dan menyiapkan sarapan serta bekal anak-anaknya yang akan pergi ke sekolah. Selanjutnya, dia mencuci baju dan membersihkan rumah. Terkadang rutinitasnya itu dibantu pula oleh anak-anak yang sudah cukup besar.
"Kalau sudah jam 12 biasanya sudah selesai semua ya saya istirahat," ucap Yanti.
Untuk diketahui di SOS Children's Village Cibubur terdapat sekitar 15 rumah. Di mana dalam satu rumah ditempati sekitar 8-12 anak. Setiap satu rumah dilengkapi beberapa kamar mandi agar para penghuninya tidak perlu terlalu lama mengantre mandi.
(vit/mer)











































