Awas! Asap Rokok Bisa Menempel dan Sebabkan Kanker pada Anak

Awas! Asap Rokok Bisa Menempel dan Sebabkan Kanker pada Anak

- detikHealth
Selasa, 18 Mar 2014 14:15 WIB
Awas! Asap Rokok Bisa Menempel dan Sebabkan Kanker pada Anak
Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Istilah perokok pasif ditujukan bagi orang non-perokok yang terpapar asap hasil pembakaran rokok. Bahaya asap rokok pada anak tentu sudah diketahui mulai dari asma, gangguan pernapasan, infeksi paru-paru dan lain lain. Namun tahukah Anda bahwa bahaya asap rokok tidak hanya mengancam seseorang yang sedang berada di dekat perokok?

Rokok mengandung kurang lebih 4.000 bahan kimia berhaya. Bahan kimia tersebut juga terkandung dalam asap hasil pembakaran rokok. Namun bukan hanya perokok atau perokok pasif saja yang terkenan dampaknya. Penelitian terbaru bahkan menemukan asap rokok dapat menempel dan meninggalkan residu di rumah Anda.

Penelitian yang dilakukan di Lawrence Berkeley National Laboratory mengatakan bahwa asap rokok dapat menempel dan meninggalkan bahan kimia atau residu di atap, sofa, gorden, dan tempat lain di dalam rumah. Bahan kimia tersebut dapat bereaksi dengan ozon dan asam nitrit di udara dan menghasilnya senyawa baru yang dapat menyebabkan kanker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senyawa yang disebut NNA tersebut berbahaya karenat dapat masuk ke kulit dan menempel di DNA manusia, dan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal yang dapat menyebabkan tumor dan kanker. Nah, jika senyawa tersebut menempel di mainan ataupun benda-benda yang sering digigit oleh anak, bukan tak mungkin bahwa senyawa tersebut akan masuk ke dalam tubuh si kecil.

Dr Bo Hang yang melakukan penelitian tersebut mengatakan bahwa senyawa ini lebih berbahaya bagi anak karena mereka masih dalam masa pertumbuhan, sehingga daya tahan dan antibodi tubuh mereka masih belum tumbuh sempurna. Hasilnya, mereka lebih rentan pada bahaya-bahaya yang ditimbulkan oleh lingkungan.

"Memang sudah banyak tempat umum yang memberlakukan larangan merokok. Namun sebagian besar perokok melakukan aktivitasnya di rumah dan ini sangat membahayakan bagi anak mereka," ujar Dr Hang seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (18/3/2014).

Cara penanggulangan yang paling baik menurut Dr Hang tentunya adalah berhenti merokok. Namun jika orang tua non-perokok tetapi sering kedatangan tamu atau teman yang perokok, ada baiknya melakukan pencegahan dengan mengganti sofa, karpet dan kertas dinding secara berkala. Namun jika dirasa mahal, bisa dilakukan dengan hanya mencucinya.

"Stop merokok sekarang juga. Karena selain membahayakan diri Anda, lingkungan dan orang sekitar juga terkena dampaknya," pungkas Dr Hang.

(vit/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads