Sebuah studi menemukan hal mengejutkan, pria yang sudah mulai merokok sebelum usianya genap 11 tahun berisiko menghasilkan anak laki yang rentan kena obesitas alias kegemukan.
Peneliti mendapatkan kesimpulan ini setelah mengamati gaya hidup, kondisi genetik dan data kesehatan lainnya dari 9.886 ayah di Inggris. 5.376 Ayah atau 54 persen di antaranya hanya perokok musiman namun 166 atau 3 persen lainnya mengaku mulai menghisap tembakau sebelum remaja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlihat jelas anak-anak ini memiliki massa lemak yang paling tinggi. Lemak ekstranya sampai berkisar antara 5-10 kg ketika usia mereka menginjak 13 dan 17 tahun," tutur peneliti Marcus Pembrey, profesor genetika dari University College London seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/4/2014).
Dari situ peneliti menduga paparan rokok sebelum seorang pria memasuki masa puber bisa jadi mengakibatkan perubahan kondisi metabolik keturunannya.
"Terutama epigenetiknya (proses di mana faktor gaya hidup dan lingkungan dapat menyalakan atau mematikan gen tertentu) yang kemudian memberikan dampak tersendiri pada kesehatan keturunannya," simpul Pembrey.
Uniknya, peneliti tidak menemukan efek yang sama pada anak perempuan.
(lil/vta)











































