Selasa, 29 Apr 2014 10:01 WIB

Ini yang Dilakukan Choky Sitohang Agar Anaknya Tak Jadi Anak Manja

- detikHealth
Choky Sitohang (Foto: Adis/detikHealth) Choky Sitohang (Foto: Adis/detikHealth)
Jakarta - Ditengah kesibukannya sebagai pekerja seni di dunia hiburan, Choky Sitohang (31) tidak melepaskan perhatiannya kepada putri pertamanya Chelsea Abigail Victory Sitohang (3). Ia menceritakan bahwa sang anak termasuk anak yang aktif dan tidak pemalu.

"Abbey punya banyak kesenangan, dia sering nonton acara nyanyi lagu, kemudian belajar abjad hafalan, menari, dia suka semua itu. Kemudian mainan yang menstimulasi dia punya, banyak sekali kami siapkan di rumah itu juga dia suka, jadi bervariasi. Abbey juga senang bersosialisasi dengan tetangga, jadi sore hari itu dia biasa keluar rumah terus main sama tetangga, bukan tipikal yang pemalu, dan saya perhatikan dia lebih suka di rumah daripada jalan jalan keluar, dia lebih nyaman di rumah, kalau di rumah dia jarang rewel," kata Choky Sitohang, saat ditemui dalam acara talk show Lactogen 4 'My First Achievement', di GiggleThe Fun Factory, FX Sudirman, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Selasa (29/4/2014).

Ia sangat bahagia melihat sang anak tumbuh sehat dan juga aktif dalam kesehariannya. Kebahagiannya pun semakin bertambah lantaran sang istri, Melissa Aryani, tengah mengandung anak kedua mereka. Pasangan yang menikah pada tanggal 18 Juni 2010 pun berharap kali ini jenis kelamin anak kedua mereka ini laki-laki.

"Saya dan istri lagi program, dan sekarang Tuhan sudah izinkan ada kehamilan 6 minggu. Kami punya waktu beberapa bulan ini, proposal doa kami ke Tuhan inginnya punya anak laki-laki. Tapi prinsip kami sebagai orang tua tetap laki-laki atau perempuan, kami adalah orang tua dari anak itu, Tuhan pasti kasih yang terbaik untuk anak itu," kata pria kelahiran Bandung, 10 Juli 1982 tersebut.

Dalam hal pola pengasuhan anak, ia pun ingin bisa menempatkan diri dalam segala situasi. Ia dan sang istri memiliki prinsip tersendiri dalam mengasuh anak, yaitu kasih sayang yang diimbangi dengan disiplin.

"Ada kalanya kita harus tegas, ada kalanya kita harus jadi teman, ada kalanya kita harus jadi ayah yang punya otoritas. Tapi di atas semua fase tersebut, saya dan istri punya prinsip yang pertama kasih dan kedua disiplin yang akan mengimbangi kasih tersebut. Anak yang kelebihan kasih tanpa disiplin akan jadi anak yang manja, anak yang kebanyakan disiplin akan jadi anak yang pemberontak. Jadi kita imbangi kasih dengan disiplin," tutur Choky.

(vit/vit)