Dikatakan dr Marissa Pudjiadi SpA, anak sebenarnya bisa diajak bepergian saat berusia di atas enam minggu, sesuai rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Hanya saja, jika pergi menggunakan mobil ada hal-hal yang harus diperhatikan orang tua.
"Terutama jangan membiarkan perut anak kosong terlalu lama atau sebaliknya terlalu penuh. Jika perjalanan agak jauh, siapkan snack untuk anak di perjalanan karena waktu pengosongan lambung anak lebih singkat dari orang dewasa," kata dr Marissa.
Nah, berikut ini beberapa kiat untuk mencegah anak tidak mabuk saat berkendara dengan mobil seperti dikutip dari buku '250 Tanya Jawab Kesehatan Anak' dan dikutip detikHealth pada Sabtu (24/5/2014).
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
1. Bawakan mainan dan bantal
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
1. Bawakan mainan dan bantal
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
2. Cukupi waktu tidur
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
2. Cukupi waktu tidur
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
3. Beri aroma menyegarkan agar anak tak mual
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Sebab, aroma minyak kayu putih bisa mengurangi rasa mual. Atau, bisa juga menggunakan jeruk atau lemon yang beraroma segar dan dapat mengurangi rasa mual.
3. Beri aroma menyegarkan agar anak tak mual
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Sebab, aroma minyak kayu putih bisa mengurangi rasa mual. Atau, bisa juga menggunakan jeruk atau lemon yang beraroma segar dan dapat mengurangi rasa mual.
4. Bertukar tempat duduk dengan anak
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Atau bisa juga dengan membuka kaca jendela karena angin segar bisa membantu mengurangi mabuk.
4. Bertukar tempat duduk dengan anak
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Atau bisa juga dengan membuka kaca jendela karena angin segar bisa membantu mengurangi mabuk.
Halaman 10 dari 10











































