Demam dapat menjadi gejala dari berbagai penyakit. Contohnya saja diare, batuk, pilek, bahkan gigi bayi yang akan tumbuh juga dapat disertai demam, demikian diutarakan dokter anak dari RS Premiere Jatinegara dr Marissa TS Pudjiadi SpA.
"Tetapi di sisi lain radang otak dan sepsis juga memiliki gejala demam," kata dr Marissa saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (4/6/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan hal ini juga sama dengan step atau yang kejang merupakan symptom atau gejala dari suatu penyakit, bukan diagnosis. Misalnya, kejang demam yang tidak berbahaya.
Atau, bisa juga gejala dari epilepsi, radang otak, atau sepsis yang dapat menyebabkan seseorang meninggal. "Jadi, semua kembali lagi pada penyakitnya apa," ujar dr Marissa.
Nah, bila gejala sakit anak hanya demam saja, orang tua boleh membawanya berkonsultasi dengan dokter setelah tiga hari demam. Dengan syarat, kondisinya masih baik, minum cukup serta tidak ada gejala lain yang membahayakan seperti sesak napas dan kehilangan kesadaran.
"Tetapi bila anak demam disertai gejala lainnya misalnya sesak napas atau penurunan kesadaran atau disertai kelumpuhan atau gejala lainnya yang membahayakan segera saat itu juga harus dibawa konsultasi ke dokter," tegas dr Marissa.
(rdn/up)











































