"Dari 0 bulan saya kasih ASI sampe usia 3 tahun. Alhamdulillah di ulang tahunnya yang ketiga akhirnya saya sudah berhasil menyapih (Sheemar) dengan penuh kasih sayang. Winning with love, tidak dengan paksaan," kisah Melanie bangga.
Puteri Indonesia 2002 itu menambahkan saat menyapih Sheemar, ia mencoba memberikan pengertian bahwasanya kini ia sudah beranjak dewasa dan diperkenankan mengonsumsi berbagai bahan makanan seperti halnya yang dimakan papa-mamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan karena 'prestasinya' yang satu itu, Melanie mengaku telah memiliki 20 anak susu dan bank ASI sendiri, berupa kulkas yang penuh berisi ASI.
"ASI-ku alhamdulillah berlimpah. Awalnya aku blast di sosial media bahwa aku pnya ASI lebih, jadi kalo emang ada ibu-ibu yang susah banget ngasih ASI-nya, ASI-nya gak keluar atau dikejar sama waktu kerjanya boleh dateng ke rumah," tandasnya bangga.
Terkadang Melanie mendonorkan ASI-nya hingga sebanyak 20 plastik untuk satu orang saja. Dan biasanya seminggu atau tak berapa lama kemudian, ibu-ibu ini kembali ke rumah Melanie untuk meminta ASI lagi.
"Hal kayak gitu yang nggak pernah bisa aku lupain bahwa betapa ibu-ibu zaman sekarang itu emang berusaha mati-matian apapun dilakukan, even untuk minta donor sekalipun untuk bisa ngasih anaknya asupan yang terbaik," imbuh Melanie.
Tentu tak asal memberi donor, istri dari vokalis band Maliq and D'Essentials, Angga Puradiredja itu mengaku pilih-pilih ketika akan memberikan ASI-nya.
"Karena Sheemar kan laki-laki ya jadi aku pilih anak ASI-ku juga harus laki-laki, trus kalo yang lain paling dari segi agama. Kalo dari segi suku, ras, pekerjaan ibunya, atau background bapaknya itu gak ada masalah," tutupnya.










































