Ya, itulah yang terjadi pada wanita asal Swedia ketika ia akan melahirkan pada tanggal 26 Juli lalu. Peristiwa itu terjadi diduga karena wadah epidural tertukar dengan chlorexidine, sejenis disinfektan untuk mensterilkan kateter.
Alhasil, seminggu setelah melahirkan si wanita masih merasakan sakit luar biasa. Dikatakan suami wanita tersebut, si istri mengalami sakit luar biasa pada punggungnya. Bahkan, dari bagian kaki ke bawah terasa seperti ada kejutan listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini seharusnya tidak terjadi. Wadah disinfektan itu sudah kami singkirkan dan harusnya sudah tidak ada di ruang bersalin," tutur Rehn seperti dikutip dari harian The Local, Senin (18/8/2014).
Rehn menambahkan, pihak RS sudah berkonsultasi dengan ahli saraf dan diketahui bahwa dosis chlorexidine yang disuntikkan sangat rendah sehingga kecil kemungkinan timbul risiko cacat pada si pasien.
Sebelumnya, tahun 2011 seorang ibu di Sydney juga mengalami hal serupa. Akibat petugas RS salah menyuntikkan epidural dengan cairan antiseptik kulit, usai melahirkan wanita itu mengalami cacat di bagian pinggang ke bawah.
(rdn/up)











































