"Tidak kita berikan radioterapi karena organ anak kan sedang tumbuh dan belum sempurna. Dengan radioterapi, sinar radiasi membunuh sel tumornya, tetapi sel normal di sekitarnya kan kena juga," kata dr Endang Windiastuti SpA(K).
Sehingga, saat ini radioterapi sudah tidak digunakan lagi kecuali paliatif misalnya tumornya besar sekali sampai anak perdarahan dan kesakitan sekali. Jika seperti itu, akan diberi sinar radiasi dalam dosis sangat rendah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalau untuk terapi tidak. Teorinya anak di atas 3 tahun boleh diradioterapi tapi itu tidak kita lakukan," tegas dokter dari divisi hematologi onkologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM ini.
Lantas, kapan anak bisa bisa menjalani radioterapi? "Saat masa pertumbuhan selesai yaitu usia 18 tahun. Di bawah usia itu kita hindari radioterapi, kita lakukan kemoterapi dengan dosis obat tinggi," kata dr Endang.
Jika anak-anak tetap mendapatkan radioterapi, dikhawatirkan pertumbuhan organ tubuhnya termasuk otot dan tulang akan terhambat. Apalagi, jika sudah mengena ke otak, intelejensi dan kognitif anak di masa depanlah yang menjadi taruhannya.
"Di luar negeri peraturan seperti ini juga sudah ditinggalkan karena isunya itu radioterapi mengganggu pertumbuhan. Untuk anak di bawah 3 tahun tidak kita lakukan, tapi di atas usia itu masih dipikirkan," tandas dr Endang.
(rdn/ajg)










































