Malas Bergerak Bikin Anak Ngantukan dan Sulit Konsentrasi di Sekolah

Malas Bergerak Bikin Anak Ngantukan dan Sulit Konsentrasi di Sekolah

- detikHealth
Jumat, 03 Okt 2014 14:17 WIB
Malas Bergerak Bikin Anak Ngantukan dan Sulit Konsentrasi di Sekolah
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Kondisi ngantukan terutama di siang hari tak hanya dialami oleh pekerja kantoran. Di sekolah pun, tak sedikit anak yang kerap merasa ngantuk ketika jam pelajaran sedang berlangsung. Sebenarnya, apa sih penyebab anak yang sering ngantukan di kelas?

"Paling sering penyebab anak ngantukan di sekolah yaitu tidak bugar. Selain nutrisi yang kurang memadai, waktu istirahatnya tidak cukup dan yang utama anak jarang melakukan aktivitas fisik," terang dr Andi Kurniawan SpKO.

Dikatakan dr Andi, aktivitas fisik sangat penting untuk mendukung anak menjadi bugar. Sebab, dengan hidup aktif, jantung akan dilatih memompa darah ke seluruh tubuh. Nah, pada anak yang kurang bugar, pasokan oksigen ke otak kurang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena jarang melakukan aktivitas fisik, jantung tidak efektif memompa darah ke seluruh tubuh. Jadi, darah pembawa oksigen ini disalurkan ke otot-otot, tetapi untuk yang ke otak hanya sedikit sehingga anak gampang ngantuk dan kurang konsetrasi," terang dr Andi.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Talkshow 'Aktivitas Fisik di Sekolah Program Indonesia Segar' di SMPN 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (3/10/2014).

Maka dari itu, dr Andi menyarankan para orang tua untuk selalu memperhatikan asupan sehari-hari buah hatinya dan memastikan bahwa waktu istirahat mereka cukup. Misalnya, membatasi waktu nonton tv atau bermain games anak sehingga anak tak tidur terlalu larut. Kemudian, jangan segan untuk mengajak anak melakukan aktivitas fisik.

Jika nutrisi terpenuhi, aktivitas fisik dilakukan 60 menit per hari dan istirahat cukup, dr Andi mengatakan anak bisa bugar. dr Andi menjelaskan, pada dasarnya, bugar berarti seseorang bisa melakukan aktivitas fisik terus menerus. Bahkan, yang bersangkutan bisa melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi sekalipun tanpa kelelahan yang berarti. Bugar juga berarti masih punya cadangan energi untuk keadaan darurat,

"Misalnya dari pagi sampai sore orang melakukan aktivitas tanpa kelelahan berarti, dia merasa baik-baik saja. Eh pas pulang ke rumah dia dikejar anjing tapi masih bisa lari, dan dia tidak merasakan kelelahan yang berarti, itulah yang disebut dia masih punya cadangan energi untuk keadaan darurat," papar dr Andi.

(rdn/vit)

Berita Terkait