Cerebral Palsy, Bocah Ini Belajar Bicara dan Jalan dari Kembarannya

Cerebral Palsy, Bocah Ini Belajar Bicara dan Jalan dari Kembarannya

- detikHealth
Jumat, 10 Okt 2014 15:37 WIB
Cerebral Palsy, Bocah Ini Belajar Bicara dan Jalan dari Kembarannya
Felicity (kiri) dan Tiffany Williams (Foto: Caters News Agency)
Walsall, Inggris - Anak-anak pengidap cerebral palsy biasanya mengalami kelainan motorik dan susah bicara karena gangguan otak. Namun Felicity Williams beruntung memiliki kembaran, Tiffany.

Menurut kedua orang tua mereka, Gary (28) dan Hayley, Felicity bisa belajar bicara, berjalan dan bermain dengan meniru kembarannya yang tidak terkena cerebral palsy, Tiffany. Keduanya pun sempat terkejut ketika mengetahui hal itu.

Tiffany dan Felicity dilahirkan secara prematur, tepatnya 2,5 bulan lebih awal. Saat itu awal bulan Februari 2010, tim medis berupaya keras agar keduanya bisa hidup. "Saat lahir mereka sama-sama tak bisa bernapas. Sungguh mengerikan. Namun kemudian Tiffany membaik," kisah Gary.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun kondisi berbeda diperlihatkan Felicity, karena ia mengidap gangguan usus serius yang disebut 'neonatal necrotising enterocolitis'. Artinya usus Felicity mulai sekarat dan ini sudah hampir menyebar ke bagian usus lainnya.

"Kami sempat tak yakin ia bisa bertahan. Beruntung tim dokter bisa segera mengoperasi Felicity dan menyelamatkan nyawanya. Tapi setelah operasi, dokter melihat dari hasil scan otak Felicity, ada gumpalan hitam di bagian putih otak," lanjutnya.

Gary menambahkan saat itu dokter menjelaskan bahwa Felicity mengidap periventricular leukomalacia (PVL), salah satu jenis kerusakan otak yang dapat menyebabkan cerebral palsy. Tiffany bisa pulang ke rumah lebih cepat, setelah sempat diopname dua bulan lamanya. Sedangkan Felicity baru bisa keluar rumah sakit setelah enam bulan.

"Setelah sama-sama di rumah, kami ragu dengan ikatan mereka berdua karena mereka sudah dipisahkan sejak lahir," tandasnya.

Apalagi Hayley khawatir karena di usia 18 bulan Felicity belum juga bisa berjalan. Cerebral palsy yang dialaminya memang paling mempengaruhi kaki kanannya sehingga Felicity tentu paling susah untuk belajar berjalan.

Hayley dan Gary pun sempat mendatangkan fisioterapis untuk membantunya, namun Felicity tampaknya ogah-ogahan. Hingga suatu ketika Tiffany berdiri di samping Felicity dan menunjukkan bagaimana caranya berjalan.

"Saat itu Felicity langsung meniru saudarinya, dan sebelum kami tahu kelanjutannya, ia telah belajar berjalan dengan sendirinya. Kami terkagum-kagum, bahkan terapis kami sepakat bahwa Tiffany memberikan dampak besar bagi Felicity," katanya.
 
Sejak saat itu, Felicity selalu meniru Tiffany dalam segala aspek dan mulai menunjukkan perkembangan yang luar biasa, di luar ekspektasi kedua orang tuanya.

"Kami sangat bangga pada mereka. Beruntung keduanya sangat dekat. Tiffany dengan sabar menggandeng tangannya dan menunjukkan bagaimana caranya melakukan sesuatu, seperti berguling dan duduk, bahkan berjalan," tutur Hayley seperti dikutip dari virginmoneygiving.com, Kamis (9/10/2014).
 
Begitu pun ketika Felicity mulai bisa mengucapkan sepatah kata. Menurut wanita berumur 27 tahun itu, Felicity mendengar kata-kata itu dari kembarannya. Termasuk ketika kini keduanya memasuki bangku sekolah di usia empat tahun dan belajar membaca, Tiffany akan membantu Felicity dengan mengucapkan kata yang membingungkan dengan suara lantang.

"Mereka seperti soulmate," imbuhnya.

(lil/vit)

Berita Terkait