Bayi Alami Kecanduan, Terapi Okupasi Bisa Dijadikan Solusi

Bayi Alami Kecanduan, Terapi Okupasi Bisa Dijadikan Solusi

- detikHealth
Minggu, 04 Jan 2015 09:01 WIB
Bayi Alami Kecanduan, Terapi Okupasi Bisa Dijadikan Solusi
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Bayi dari ibu seorang pecandu zat adiktif bisa mewarisi kecanduan tersebut sejak dalam kandungan lewat hubungan dari tali pusat. Akibatnya saat lahir, bayi akan mengalami gejala putus obat atau sakaw karena tidak lagi mendapat suplai zat adiktif.

Tanda dari bayi yang memiliki gejala putus obat (withdrawal symptom) di antaranya seperti mudah marah, sulit ditenangkan, menangis dengan suara tinggi, dan tubuh yang bergetar.

Ahli saraf dan terapis okupasi dari Kanada, Kimberly Ann Barthel, BMR, OTR, mengatakan sebaiknya pengasuh meminta bantuan terapis okupasi karena kecanduan tersebut akan terus ada pada anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terapis okupasi sangat baik mengenal gejala putus obat pada bayi dan membantu mengubahnya. Mereka akan menggunakan terapi tubuh mulai dari bagaimana menggoyangkan bayi sampai menyisir bayi," kata Kimberly yang akrab disapa Kim ketika memberikan kuliah umum di Gedung Vokasi Universitas Indonesia (UI), Depok, seperti ditulis Minggu (4/1/2015).

Perilaku bayi dilihat dan terapis okupasi akan menyusun rencana terapi misal untuk menenangkan bayi yang nantinya akan diberikan pada pengasuh. Akibat pengaruh zat adiktif, beberapa fungsi otak bayi dikatakan oleh Kim tidak berfungsi dengan baik sehingga perlu cara baru agar otak bisa belajar seperti seharusnya.

"Bayi akan terus mau suplai zat itu sehingga cara baru untuk melatih otak perlu disusun. Itulah inti dari terapi ini," tutup Kim.

(up/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads