Ayah dan ibu Xiao Yi malah berpisah setelah mengetahui anak semata wayang mereka didiagnosis mengidap suatu penyakit kulit. Kesepian, Xiao pun menumpahkan kesedihannya lewat gambar.
Hubungan antara ayah dan ibu Xiao memanas sejak putra mereka didiagnosis mengidap suatu penyakit kulit di usia tiga tahun. Hampir setiap hari mereka bertengkar. Tak tahan, sang ibu, Chow Peng (32) akhirnya memutuskan pergi dari rumah.
Xiao yang saat itu berumur empat tahun akhirnya hanya diasuh seorang diri oleh sang ayah, Chi Tseng (34). Namun tanpa disangka kepergian Chow meninggalkan luka mendalam bagi Xiao.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hari ke hari ia menutup diri dan enggan diajak bicara. Satu-satunya hal yang ia lakukan hanyalah menggambar. Menggambar dengan pensil warna merupakan kegemaran Xiao.
Hingga suatu ketika sang bibi melihat hasil gambar Xiao. Di situ ia melihat betapa Xiao menginginkan keluarganya utuh kembali dan hidup bahagia. Di setiap gambar Xiao selalu ada tiga orang yang diduga sang bibi sebagai representasi dari sang keponakan dan kedua orang tuanya.
"Ia menggambarkan dirinya bersama ayah dan ibunya dalam suasana yang berbahagia. Salah satunya memperlihatkan Xiao bermain layang-layang bersama sang ayah, dan ibunya berlari-lari di belakang mereka, seakan-akan mereka tengah berkumpul," papar sang bibi seperti dikutip dari Mirror, Rabu (25/3/2015).
Prihatin melihat kondisi sang keponakan, wanita yang tak diketahui identitasnya tersebut lantas memotret beberapa hasil gambar Xiao dan mengunggahnya ke media sosial. Tak sia-sia, ibu Xiao melihat hal itu dan mengaku meneteskan air mata ketika mengetahui apa yang dirasakan putranya.
Sang bibi kemudian mengisahkan ibu Xiao akhirnya berupaya menghubungi suaminya, dan memutuskan untuk kembali bersama. Kini ketiganya tinggal bersama lagi di rumah mereka di Guangzhou, Provinsi Guangdong, di selatan Tiongkok.
Kondisi kesehatan Xiao sendiri dilaporkan makin membaik. "Kita bisa saja memberikan berbagai jenis obat kepada Xiao, tapi dengan stres yang dialaminya, kami meyakini bahwa satu-satunya obat baginya hanyalah orang tuanya yang bersatu kembali," ungkap dokter yang menangani Xiao, Qiang Hung haru.
Baca juga: Begini Dampaknya Jika Orang Tua Bermusuhan Setelah Bercerai
(lil/vta)











































