Jakarta -
Apakah seseorang baru saja menjadi ibu atau sudah pernah hamil beberapa kali, mitos seputar menyusui masih bisa muncul dan mempengaruhinya.
Jika seorang ibu mempercayai mitos-mitos yang belum terbukti tersebut tentunya kegiatan menyusui dan anaknya akan ikut terpengaruh dan mungkin bisa terganggu. Nah dikutip detikHealth dari berbagai sumber pada Selasa (31/3/2015), berikut adalah hal-hal seputar menyusui yang merupakan mitos:
1. Ibu minum es bikin bayi pilek
ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Ada ucapan yang mengatakan bila sang ibu sering minum es atau minuman dingin maka air susu ibu (ASI)-nya juga akan jadi lebih dingin. Oleh karena itu seorang ibu menyusui yang mendengar mitos ini biasanya akan diberitahu bahwa sang bayi akan jadi lebih mudah pilek karena minum ASI dingin.
dr Meta Hanindita yang tengah mengambil pendidikan dokter anak di FK Unair/Dr Soetomo Surabaya namun menampik hal tersebut. Seorang bayi akan mudah terserang pilek apabila suhu udara disekitarnya dingin dan bukan melalui ASI yang diminum dari payudara ibu.
"Cuma mitos ya itu. Minum sedingin apapun ibunya, suhu ASI akan tetap hangat," jelas dr Meta.
2. Menyusui harus terjadwal
ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Biasanya seorang yang baru menjadi ibu akan mudah kebingungan kapan harus menyusui buah hati. Hal ini mengakibatkan ibu akan mencari sumber pedoman atau saran jadwal kapan saja ASI harus diberikan untuk bayi.
Krista Gray, konsultan laktasi bersertifikat internasional dan pendiri Nursing Nurture Lactation Services mengatakan bahwa bayi mungkin memiliki aktivitas minum dan tidur yang berpola. Namun ibu disarankan jangan terlalu mengikuti satu pedoman karena tiap bayi berbeda-beda.
"ASI sangat cepat dicerna dan bayi terutama yang baru lahir makan sepanjang waktu. Memang sudah dirancang seperti itu," kata Gray.
3. Payudara bengkak dikompres hangat
ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Jika payudara bengkak karena terlalu banyak memproduksi ASI seorang ibu mungkin akan mendengar saran untuk melakukan kompres atau mandi air hangat. Namun sama seperti pada pembengkakan di anggota tubuh lain, air hangat sebetulnya bukan jawaban yang tepat.
Konsultan ASI internasional Sara Chana Silverstein mengatakan apabila payudara bengkak, yang dibutuhkan oleh seorang ibu adalah kompres air dingin.
"Menempatkan suhu panas pada payudara menciptakan lebih banyak aliran darah mengalir ke area tersebut dan malah bisa menambah produksi ASI," ujar Silverstein.
4. Makanan tertentu bikin bayi mudah kentut
ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Cabai, brokoli, dan kacang adalah contoh makanan yang sering disebut wajib dihindari ibu bila ingin bayinya sedikit kentut. Akan tetapi hal ini sebetulnya belum banyak terbukti seperti dikatakan Helen Anderson, seorang perawatan dan konsultan laktasi bersertifikat dari Fairhaven Health.
"Tak ada bukti yang mendukung bahwa molekul pembuat gas dapat berpindah dari ibu ke bayi lewat ASI," kata Anderson.
Anderson mengatakan namun beberapa makanan termasuk cabai, brokoli, dan kacang dapat mempengaruhi rasa ASI. Hal ini menjelaskan mengapa bayi terkadang enggan minum ASI setelah ibu mengonsumsi makanan tersebut.
"Bayi punya rasa memilih makanan yang sensitif dan mereka dapat merasakan perubahan sedikit saja," tambah Anderson.
5. Menyusui bikin payudara kendur
ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Ada kekhawatiran pada ibu kalau terlalu sering menyusui payudaranya akan mulai mengendur. Hal ini juga yang terkadang menjadi pertimbangan beberapa orang agar menyusu terlalu lama.
Anderson mengatakan padahal tak ada kaitannya sama sekali antara payudara kendur dengan menyusui. Payudara justru akan membesar ketika hamil dan mulai memproduksi ASI.
Ada ucapan yang mengatakan bila sang ibu sering minum es atau minuman dingin maka air susu ibu (ASI)-nya juga akan jadi lebih dingin. Oleh karena itu seorang ibu menyusui yang mendengar mitos ini biasanya akan diberitahu bahwa sang bayi akan jadi lebih mudah pilek karena minum ASI dingin.
dr Meta Hanindita yang tengah mengambil pendidikan dokter anak di FK Unair/Dr Soetomo Surabaya namun menampik hal tersebut. Seorang bayi akan mudah terserang pilek apabila suhu udara disekitarnya dingin dan bukan melalui ASI yang diminum dari payudara ibu.
"Cuma mitos ya itu. Minum sedingin apapun ibunya, suhu ASI akan tetap hangat," jelas dr Meta.
Biasanya seorang yang baru menjadi ibu akan mudah kebingungan kapan harus menyusui buah hati. Hal ini mengakibatkan ibu akan mencari sumber pedoman atau saran jadwal kapan saja ASI harus diberikan untuk bayi.
Krista Gray, konsultan laktasi bersertifikat internasional dan pendiri Nursing Nurture Lactation Services mengatakan bahwa bayi mungkin memiliki aktivitas minum dan tidur yang berpola. Namun ibu disarankan jangan terlalu mengikuti satu pedoman karena tiap bayi berbeda-beda.
"ASI sangat cepat dicerna dan bayi terutama yang baru lahir makan sepanjang waktu. Memang sudah dirancang seperti itu," kata Gray.
Jika payudara bengkak karena terlalu banyak memproduksi ASI seorang ibu mungkin akan mendengar saran untuk melakukan kompres atau mandi air hangat. Namun sama seperti pada pembengkakan di anggota tubuh lain, air hangat sebetulnya bukan jawaban yang tepat.
Konsultan ASI internasional Sara Chana Silverstein mengatakan apabila payudara bengkak, yang dibutuhkan oleh seorang ibu adalah kompres air dingin.
"Menempatkan suhu panas pada payudara menciptakan lebih banyak aliran darah mengalir ke area tersebut dan malah bisa menambah produksi ASI," ujar Silverstein.
Cabai, brokoli, dan kacang adalah contoh makanan yang sering disebut wajib dihindari ibu bila ingin bayinya sedikit kentut. Akan tetapi hal ini sebetulnya belum banyak terbukti seperti dikatakan Helen Anderson, seorang perawatan dan konsultan laktasi bersertifikat dari Fairhaven Health.
"Tak ada bukti yang mendukung bahwa molekul pembuat gas dapat berpindah dari ibu ke bayi lewat ASI," kata Anderson.
Anderson mengatakan namun beberapa makanan termasuk cabai, brokoli, dan kacang dapat mempengaruhi rasa ASI. Hal ini menjelaskan mengapa bayi terkadang enggan minum ASI setelah ibu mengonsumsi makanan tersebut.
"Bayi punya rasa memilih makanan yang sensitif dan mereka dapat merasakan perubahan sedikit saja," tambah Anderson.
Ada kekhawatiran pada ibu kalau terlalu sering menyusui payudaranya akan mulai mengendur. Hal ini juga yang terkadang menjadi pertimbangan beberapa orang agar menyusu terlalu lama.
Anderson mengatakan padahal tak ada kaitannya sama sekali antara payudara kendur dengan menyusui. Payudara justru akan membesar ketika hamil dan mulai memproduksi ASI.
(fds/up)