Ibu Sebut Anaknya Tewas Digigit Laba-laba, Padahal karena Dianiaya

Ibu Sebut Anaknya Tewas Digigit Laba-laba, Padahal karena Dianiaya

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Selasa, 28 Apr 2015 16:34 WIB
Ibu Sebut Anaknya Tewas Digigit Laba-laba, Padahal karena Dianiaya
Layla dan ibunya, Taylor (Foto: Fox2now)
Missouri, AS - Panik karena putrinya memar di sekujur tubuh dan tak sadarkan diri, Taylor Lynn Fast pun menghubungi nomor panggilan darurat, 911. Namun belakangan kesaksiannya dipertanyakan.

Hal ini terlihat jelas ketika pihak berwajib mendatangi apartemennya di Festus, Missouri beberapa menit kemudian. Kepada polisi, Taylor mengatakan bahwa putrinya yang bernama Layla baru saja tergigit oleh seekor laba-laba, lalu tak sadarkan diri.

Hanya saja ketika mereka memeriksa tubuh Layla, tak ditemukan bekas gigitan laba-laba sama sekali di tubuhnya. "Justru kami melihat bayi itu seperti habis tertabrak mobil dengan memar hampir di sekujur tubuhnya," ungkap kepala kepolisian Festus, Tim Lewis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang paling parah adalah bagian wajah dan leher bocah yang berumur 17 bulan itu. Polisi kemudian memanggil tim paramedis yang berupaya untuk menyelamatkan si kecil namun terlambat. Layla dinyatakan telah meninggal dunia beberapa jam sebelumnya.

Baca juga: Rewel, Bayi Ini Digigit Ayahnya Sampai Meninggal

"Semua orang yang melihat anak itu, pasti langsung tahu kalau dia sudah tak bernyawa lagi, bahkan tanpa prosedur medis sekalipun. Dan kalau ada yang mengatakan itu karena gigitan laba-laba, tentu sulit untuk dipercaya," tegasnya seperti dikutip dari Huffington Post, Selasa (28/4/2015).

Taylor pun dituding berada di balik penganiayaan yang dialami Layla dan langsung diamankan pihak berwajib. Namun dari keterangan Taylor, polisi juga mengungkapkan bahwa kekasih Taylor juga ikut bertanggung jawab atas insiden tersebut, dan tengah dalam pengejaran.

Jenazah Layla dibawa ke rumah sakit untuk menjalani otopsi. Namun tim paramedis juga membawa seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun yang mengalami memar parah dan patah kaki dari apartemen tersebut.

Baca juga: Peneliti Duga Anak yang Pernah Dianiaya Rentan Penyakit Jantung

(Rahma Lilahi Sativa/Nurvita Indarini)

Berita Terkait