Hal ini sangat ditentang oleh Ketua Dewan Pembina Komnas Pengendalian Anak, Seto Mulyadi. Menurutnya, lebih baik orang tua mengajak anak tidur siang dengan nada-nada indah dan bernyanyi.
"Memang kadang sebagai orang tua ada berbagai macam permasalahan, harga cabai mahal, masalah pekerjaan, jadinya kurang sabar kepada anak. Tapi itu tidak bisa menjadi alasan untuk membentak anak," tutur pria yang akrab disapa Kak Seto tersebut, disela-sela bedah buku Dari Cakalang Pampis hingga Cabe-cabean, di Gedung Enerindo, Jakarta Pusat, dan ditulis pada Sabtu (6/6/2015).
Baca juga: Tidur Siang Penting untuk Anak-anak Usia PAUD, Ini Alasannya
Mengajak anak tidur siang dengan nada indah menurutnya, akan membuat anak lebih senang. Daripada membentak dan mengatakan, "Tidur siang, awas kalau nggak!" akan lebih baik diganti dengan menyanyikan lagu.
"Hari sudah petang, bermain sudah usai, tubuh sudah lelah, yuk mari kita tidur siang," tutur Kak Seto sembari bernyanyi.
Hal senada juga dikatakan oleh psikolog klinis Baby Jim Aditya. Jika memang ingin menjadi orang tua tegas, tidak harus dengan marah-marah dan membentak. Tegas bisa dilakukan dengan mengingatkan tanpa harus marah.
"Misalnya kita diam, atau tatapan kita berubah, tanpa harus marah juga anak akan tahu bahwa kita sedang mengingatkan dia," paparnya.
Baca juga: Orang yang Tidur Larut Malam dan Bangun Siang Lebih Sukses Karirnya
(rsm/up)











































