Senin, 31 Agu 2015 09:31 WIB

Ibu Menyusui Tak Boleh Minum Es Agar Bayi Tidak Pilek? Ini Faktanya

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Pantangan seperti tak boleh makan pedas serta es kerap dilontarkan pada ibu menyusui. Dikhawatirkan, makanan pedas atau es bisa berefek pada bayi yang masih menyusu.

Menanggapi hal ini, dr Ira Rizanty, IBCLC, konselor laktasi Klinik Laktasi RS Meilia menuturkan saat ibu menyusui mengonsumsi makanan pedas, maka perlu dilihat terlebih dulu reaksi pada bayi. Begitu pun saat ibu mengonsumsi es.

"Coba ibu minum es lalu perah ASI-nya, ASI-nya tetap hangat kan?" tutur dr Ira sambil berseloroh di sela-sela seminar '1001 Cara Taklukkan Tantangan ASI' di RS Meilia Cibubur, Cimanggis, Depok dan ditulis pada Senin (31/8/2015).

Baca juga: Tips Menyimpan ASI Perah untuk Ibu-ibu Bekerja

"Jadinya nggak ngaruh. Kebanyakan minum es memang ibunya bisa saja yang pilek. Kalau untuk saya, buat ibu menyusui pantangan makana nggak ada selama ibu tidak alergi dan bayi tidak alergi," tegas dr Ira.

Begitu pula saat ibu terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, bisa saja ibu mengalami diare. Jika hal itu terjadi, kualitas ASI juga tidak terpengaruh. Hanya saja, dr Ira berpesan tetap jaga kebersihan di mana setiap selesai ke toilet, jangan lupa cuci tangan.

Begitupun ketika ada pantangan ibu menyusui baiknya tidak makan durian karena bersifat 'panas'. Pada beberapa ibu, durian justru bisa menjadi booster ASI. Sebab, dikatakan dr Ira, booster ASI tiap ibu berbeda.

"Ada yang booster ASI-nya sayur katuk, makan sedikit langsung banyak ASI-nya. Ada juga yang makan katuk banyak tapi ASI-nya nggak terlalu banyak, ternyata ibu ini booster ASI-nya kacang-kacangan misalnya," kata dr Ira.

Baca juga: ASI Perah Bercampur Darah, Masih Amankah Untuk Bayi?

(rdn/up)