Tak Bisa Instan, Begini 5 Cara Sehat Turunkan Bobot Pasca Melahirkan

Tak Bisa Instan, Begini 5 Cara Sehat Turunkan Bobot Pasca Melahirkan

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Jumat, 11 Sep 2015 10:35 WIB
Tak Bisa Instan, Begini 5 Cara Sehat Turunkan Bobot Pasca Melahirkan
Foto: Thinkstock/Prapass Wannapinij
Jakarta - Berat badan yang naik cukup banyak selama hamil kerap menjadi masalah pada sebagian besar wanita. Jika Anda salah satunya, jangan khawatir, tubuh Anda bisa kembali langsing kok pasca melahirkan.

Yang terpenting, Anda harus bersabar dan menjalani prosesnya secara bertahap. Bagaimana cara sehatnya? Berikut langkah-langkah sehatnya, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber pada Jumat (11/9/2015):

1. Cukupi kebutuhan air putih

Foto: Thinkstock
Jangan anggap remeh pentingnya minum cukup banyak air putih sepanjang hari. Selain membantu produksi air susu ibu (ASI), minum cukup air putih juga membantu mencegah Anda terkecoh dengan rasa haus yang dikira sebagai lapar.

Bahkan sebuah penelitian terbaru dari University of Birmingham menemukan bahwa orang dewasa obesitas yang minum 500 ml air putih sebelum makan terbantu untuk mengalami penurunan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang tak melakukan kebiasaan ini.

2. Perbanyak asupan protein dan sayuran

Foto: Thinkstock/shironosov
Mengonsumsi asupan protein setiap kali makan dan ngemil akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Selain itu, asupan ini juga menjaga gula darah tetap stabil dan memberikan cukup pasokan energi khususnya bagi wanita menyusui.

Selain itu, jangan lupakan pentingnya mengonsumsi sayuran. Setidaknya biasakan makan paling tidak 5 porsi sayuran per hari. Tidak hanya akan memenuhi kebutuhan nutrisi Anda, sayuran yang rendah kalori dan tinggi serat serta kandungan air juga akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Untuk mempercepat penurunan berat badan, sebisa mungkin kurangi asupan karbohidrat dan makanan tinggi kalori. Terlalu banyak asupan karbohidrat meningkatkan lalu menurunkan gula darah Anda dengan cepat. Akibatnya, Anda justru akan merasa gemetar dan lebih lapar.

3. Menyusui

Foto: Thinkstock
Ahli gizi Leona Victoria Djajadi, MND menyebutkan bahwa memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pada anak kan membantu Anda menurunkan berat badan. Oleh sebab itu bahkan ketika di kantor, Anda disarankan untuk tetap memerah ASI.

"Karena produksi ASI membutuhkan banyak kalori, sehingga bisa menyusutkan lemak ekstra di tubuh," ujar Victoria.

dr Frizar Irmansyah, SpOG, dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina juga membenarkan bahwa menyusui termasuk cara paling efektif untuk menurunkan berat badan ibu pasca melahirkan. "Dengan menyusui, berat badan yang turun akan lebih signifikan, sebab kalori, kalsium, protein, dan zat dalam tubuh lainnya akan lebih cepat dibakar dan terbagi dengan bayi," ungkapnya.

4. Olahraga

Foto: thinkstock
dr Michael Triangto, SpKO, dari Klinik Slim and Health, RS Mitra Kemayoran Jakarta mengatakan tak ada cara instan untuk membuat perut menjadi langsing hanya dalam beberapa jam. Memang ada program khusus untuk ibu pasca melahirkan, namun itupun butuh waktu 2-3 bulan.

dr Michael menyebut bahwa secara umum olahraga terbagi menjadi dua jenis, yaitu aerobik dan anaerobik. Aerobik terdiri dari lari, jalan cepat, joging, hingga berjalan kaki. "Bisa jalan kaki, nggak usah lama-lama, 30 menit aja sambil gendong bayinya, atau sambil dorong bayi di keretanya. Selain olahraga, bayi juga dapat manfaat kena sinar matahari," tuturnya lagi.

Namun jika ibu memang hanya ingin merampingkan perut, sit-up dan back-up menjadi olahraga pilihan. Dalam olahraga ini, ibu juga bisa sekaligus mengajak bermain si bayi.

5. Bawa camilan sehat sendiri

Foto: Thinkstock/Choreograph
Di sela-sela waktu makan, ibu biasanya akan merasa lapar dan ingin ngemil. Tak masalah kok, asalkan camilan yang dikonsumsi termasuk dalam camilan sehat. Dilanjutkan oleh Victoria, pilihannya bisa buah segar dan jangan dijadikan jus, wholegrain sandwich dengan isi selai kacang atau telur dan sayur, keju low fat yang dipadukan dengan pisang, dan segelas susu atau yoghurt non-fat.
Halaman 2 dari 6
Jangan anggap remeh pentingnya minum cukup banyak air putih sepanjang hari. Selain membantu produksi air susu ibu (ASI), minum cukup air putih juga membantu mencegah Anda terkecoh dengan rasa haus yang dikira sebagai lapar.

Bahkan sebuah penelitian terbaru dari University of Birmingham menemukan bahwa orang dewasa obesitas yang minum 500 ml air putih sebelum makan terbantu untuk mengalami penurunan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang tak melakukan kebiasaan ini.

Mengonsumsi asupan protein setiap kali makan dan ngemil akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Selain itu, asupan ini juga menjaga gula darah tetap stabil dan memberikan cukup pasokan energi khususnya bagi wanita menyusui.

Selain itu, jangan lupakan pentingnya mengonsumsi sayuran. Setidaknya biasakan makan paling tidak 5 porsi sayuran per hari. Tidak hanya akan memenuhi kebutuhan nutrisi Anda, sayuran yang rendah kalori dan tinggi serat serta kandungan air juga akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Untuk mempercepat penurunan berat badan, sebisa mungkin kurangi asupan karbohidrat dan makanan tinggi kalori. Terlalu banyak asupan karbohidrat meningkatkan lalu menurunkan gula darah Anda dengan cepat. Akibatnya, Anda justru akan merasa gemetar dan lebih lapar.

Ahli gizi Leona Victoria Djajadi, MND menyebutkan bahwa memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pada anak kan membantu Anda menurunkan berat badan. Oleh sebab itu bahkan ketika di kantor, Anda disarankan untuk tetap memerah ASI.

"Karena produksi ASI membutuhkan banyak kalori, sehingga bisa menyusutkan lemak ekstra di tubuh," ujar Victoria.

dr Frizar Irmansyah, SpOG, dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina juga membenarkan bahwa menyusui termasuk cara paling efektif untuk menurunkan berat badan ibu pasca melahirkan. "Dengan menyusui, berat badan yang turun akan lebih signifikan, sebab kalori, kalsium, protein, dan zat dalam tubuh lainnya akan lebih cepat dibakar dan terbagi dengan bayi," ungkapnya.

dr Michael Triangto, SpKO, dari Klinik Slim and Health, RS Mitra Kemayoran Jakarta mengatakan tak ada cara instan untuk membuat perut menjadi langsing hanya dalam beberapa jam. Memang ada program khusus untuk ibu pasca melahirkan, namun itupun butuh waktu 2-3 bulan.

dr Michael menyebut bahwa secara umum olahraga terbagi menjadi dua jenis, yaitu aerobik dan anaerobik. Aerobik terdiri dari lari, jalan cepat, joging, hingga berjalan kaki. "Bisa jalan kaki, nggak usah lama-lama, 30 menit aja sambil gendong bayinya, atau sambil dorong bayi di keretanya. Selain olahraga, bayi juga dapat manfaat kena sinar matahari," tuturnya lagi.

Namun jika ibu memang hanya ingin merampingkan perut, sit-up dan back-up menjadi olahraga pilihan. Dalam olahraga ini, ibu juga bisa sekaligus mengajak bermain si bayi.

Di sela-sela waktu makan, ibu biasanya akan merasa lapar dan ingin ngemil. Tak masalah kok, asalkan camilan yang dikonsumsi termasuk dalam camilan sehat. Dilanjutkan oleh Victoria, pilihannya bisa buah segar dan jangan dijadikan jus, wholegrain sandwich dengan isi selai kacang atau telur dan sayur, keju low fat yang dipadukan dengan pisang, dan segelas susu atau yoghurt non-fat.

(ajg/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads