Inisiasi Menyusui Dini Bukan Perkara Gagal atau Berhasil

Inisiasi Menyusui Dini Bukan Perkara Gagal atau Berhasil

Firdaus Anwar - detikHealth
Senin, 14 Sep 2015 17:47 WIB
Inisiasi Menyusui Dini Bukan Perkara Gagal atau Berhasil
Foto: Thinkstock/oksun70
Jakarta - Dalam seminar di Pekan Air Susu Ibu (ASI) Sedunia dijelaskan bahwa masih banyak bidan tak fasilitasi Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Efeknya beragam manfaat pun dilewati oleh ibu dan bayi.

Salah satu alasan mengapa masih sedikit bidan yang membantu IMD atau menganggapnya gagal adalah karena produksi ASI si ibu yang sedikit atau tak ada. Padahal nyatanya IMD bukan perkara gagal tidaknya seorang bayi mendapatkan ASI segera setelah melahirkan.

dr. Utami Roesli, SpA, IBCLC, dari RS St Carolus Salemba menjelaskan yang terpenting dalam IMD adalah bagaimana bayi belajar menyusui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Setelah Melahirkan, Jangan Lupa Inisiasi Menyusui Dini!

"Inisiasi menyusui dini itu sebenarnya hanya proses menyusui dimulai secepatnya. Jadi sebenarnya tidak ada IMD berhasil atau tidak berhasil, IMD itu lebih ke dikerjakan atau tidak dikerjakan," kata dr Utami ketika ditemui pada acara Pekan ASI di Gedung Bulog, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2015).

"Informasi tentang IMD yang benar ini memang kita belum belajar. Di sekolah belum ada sehingga kalau para bidan ini terasa gagal atau belum mengerti mungkin karena belum terinformasi dengan benar," lanjutnya menambahkan bahwa Indonesia sendiri baru belajar mengenal IMD pada tahun 2006.

Proses IMD yang benar dijelaskan oleh dr Utami dimulai dari setelah lahir, keringkan bayi (namun tak dibersihkan) dan segera letakkan di dada sang ibu. Biarkan bayi mencari puting sendiri dalam proses yang minimal memakan waktu satu jam.

"Bayi tengkurap ibu terlentang sehingga kulit bayi melekat dengan kulit ibu meninimal satu jam. Kalau diletakkan dia (bayi) kutak-kutik 55 menit terus diambil nah itu IMD tidak dikerjakan karena kontaknya kurang dari 1 jam," ujar dr Utami.

Lewat cara ini, ada beragam manfaat yang bisa diperoleh bayi dan ibunya. Studi menyebutk IMD bisa menurunkan risiko kematian ibu dan bayi sampai 22 persen.

Baca juga: Inisiasi Menyusui Dini Tak Harus Dilakukan Ibu, Ayah Bisa Menggantikan (fds/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads